BERITABERSATU.COM, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pembukaan Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (Muspadi) Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (23/6/2026)
Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, organisasi perempuan, komunitas disabilitas, akademisi, organisasi masyarakat, serta perwakilan anak ini menjadi forum strategis untuk menghimpun aspirasi kelompok rentan sebagai bagian penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga harus mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
“Keberadaan Muspadi menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi dan terlibat dalam proses pembangunan,” ujarnya.
Menurutnya, kelompok rentan masih menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan perhatian bersama. Data kependudukan tahun 2025 menunjukkan jumlah penduduk Kabupaten Tulungagung mencapai sekitar 1,142 juta jiwa, dengan hampir separuhnya merupakan perempuan. Namun di balik angka tersebut, persoalan kesetaraan gender masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Pemerintah daerah mencatat masih adanya berbagai persoalan yang dihadapi perempuan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik hingga partisipasi publik. Bahkan sepanjang tahun 2025 terdapat 18 laporan pengaduan terkait perempuan yang diterima UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Kondisi serupa juga terjadi pada perlindungan anak. Kasus kekerasan fisik, seksual, hingga penelantaran anak masih menjadi tantangan serius. Sepanjang tahun 2025, tercatat 243 laporan pada ULT PSAI serta 70 laporan pengaduan anak yang masuk ke UPTD PPA.
Sementara itu, kelompok penyandang disabilitas juga membutuhkan perhatian lebih. Berdasarkan hasil kajian Bappeda, diperkirakan terdapat sekitar 34 ribu penyandang disabilitas di Kabupaten Tulungagung yang memerlukan dukungan kebijakan dan akses pelayanan yang lebih inklusif.
Ahmad Baharudin menilai, selama ini forum perencanaan pembangunan reguler belum sepenuhnya mampu menjangkau kelompok rentan. Akibatnya, banyak kebutuhan dan aspirasi mereka yang belum terakomodasi secara optimal dalam dokumen pembangunan daerah. Oleh sebab itu, Muspadi hadir sebagai ruang khusus yang memberikan kesempatan lebih luas bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas untuk menyampaikan usulan secara langsung.Dengan mengusung tema “Suara Perempuan, Anak dan Disabilitas untuk Pembangunan Tulungagung yang Berkeadilan, Inklusif, dan Berkarakter”.
forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi program dan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat rentan.
Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, Muspadi juga menjadi sarana membangun kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, serta komunitas perempuan dan disabilitas dalam mewujudkan pembangunan yang lebih partisipatif.
Mengakhiri sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung secara resmi membuka Muspadi 2026 dan berharap forum tersebut mampu melahirkan kebijakan-kebijakan progresif yang menjadikan Tulungagung sebagai daerah yang layak anak, ramah perempuan, dan inklusif bagi penyandang disabilitas.
“Muspadi bukan sekadar forum musyawarah, melainkan langkah nyata untuk memastikan tidak ada satu pun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan. Karena pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang mampu mendengar dan mengakomodasi suara seluruh warganya,” tegas Ahmad Baharudin.
Dengan semangat tersebut, Muspadi 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat serta mewujudkan pembangunan Tulungagung yang semakin berkeadilan, inklusif, dan berkarakter. (Tri)