RSUD Ngudi Waluyo Blitar Buka Layanan Cek Minat Bakat dan Gizi Gratis di Blitaria Expo 2026, Buruan Manfaatkan!

by Fauzan
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Ada yang berbeda di gelaran Blitaria Expo 2026. Tak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan dan potensi daerah, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar Blitaria Expo 2026 yang berlangsung pada 6–9 Agustus 2026. Pameran ini menjadi etalase berbagai produk unggulan, inovasi pelayanan publik, hingga potensi daerah dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Salah satu stan yang ramai dikunjungi masyarakat adalah stan bertema “Health and Service” yang menghadirkan kolaborasi RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, RSUD Srengat, Dinas Kesehatan, dan Dinas P3APPKB Kabupaten Blitar.

Di stan tersebut, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menghadirkan layanan tes minat dan bakat anak serta pemeriksaan status gizi secara gratis. Layanan ini menjadi daya tarik tersendiri karena menyasar keluarga yang datang bersama putra-putrinya ke lokasi pameran.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Deny Christianto, mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan layanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Hari ini kami membawa tim psikolog dan tim gizi. Pengunjung bisa melakukan tes minat bakat untuk putra-putrinya, kemudian juga pemeriksaan gizi secara gratis di stan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,” ujarnya.

Menurut Deny, tes minat bakat yang dilakukan merupakan skrining awal untuk membantu orang tua mengenali potensi anak sejak dini.

“Dengan tes cepat ini kita bisa mengetahui kecenderungan minat anak, apakah lebih menyukai bidang numerik, sains, seni, atau bidang lainnya. Memang ini masih berupa skrining awal. Kalau ingin hasil yang lebih mendalam, nantinya bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit,” jelasnya.

Tak hanya itu, tim gizi juga melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi gizi anak, apakah sudah baik, cukup, atau masih memerlukan perhatian lebih.

“Orang tua bisa mengetahui kondisi gizi anaknya sejak dini. Setelah mengikuti pemeriksaan, adik-adik juga mendapatkan hadiah berupa puding yang sudah kami siapkan,” tambahnya.

Seluruh layanan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya. Menurut Deny, konsep stan tahun ini sengaja dibuat lebih ramah anak agar masyarakat merasa nyaman saat berkunjung.

“Kali ini kami mengambil tema yang dekat dengan anak-anak. Karena itu layanan yang kami pilih juga berkaitan dengan anak, termasuk tampilan stan dan petugas yang dibuat lebih menarik agar anak-anak tidak takut datang ke pelayanan kesehatan,” katanya.

Kehadiran layanan kesehatan gratis di Blitaria Expo 2026 menjadi bukti bahwa peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar tidak hanya menghadirkan hiburan dan pameran produk unggulan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui edukasi serta pemeriksaan kesehatan yang mudah diakses selama pameran berlangsung. (Zan)

You may also like