BERITABERSATU.COM,Pemalang – Besarnya kebutuhan anggaran pembangunan Kabupaten Pemalang menjadi perhatian pemerintah daerah. Dari total belanja yang mencapai Rp2,7 triliun, pendapatan dari pajak sekitar Rp250 miliar, sementara sumber pajak lainnya mencapai Rp100 miliar.
Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya ketergantungan Pemkab Pemalang terhadap dana alokasi umum (DAU) dan transfer dari pemerintah pusat untuk menopang pembiayaan pembangunan.
Hal itu disampaikan Plt Bupati Pemalang Nurkholes saat menghadiri Bulan Apresiasi Pajak Daerah 2026 sekaligus meluncurkan aplikasi E-Layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Pendapo Kabupaten Pemalang, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Nurkholes, pemerintah daerah perlu terus mendorong optimalisasi pendapatan daerah, salah satunya melalui kemudahan pelayanan pajak berbasis digital.
“Pajak yang bapak ibu bayar ini memang dalam rangka kita untuk membangun Pemalang,” ujar Nurkholes.
Ia menjelaskan, dari belanja daerah sekitar Rp2,7 triliun tersebut, pendapatan asli daerah yang bersumber dari pajak berada di angka sekitar Rp250 miliar. Sementara pendapatan dari sumber pajak lainnya disebut sekitar Rp100 miliar.
Nurkholes mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah, terlebih kebijakan transfer dari pemerintah pusat semakin efisien.
Karena itu, Pemkab Pemalang mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat sekaligus mempercepat pelayanan perpajakan melalui pemanfaatan teknologi.
“Dengan program aplikasi ini kita harapkan semakin cepat pelayanan pajak ini,” katanya.
Nurkholes juga mengajak masyarakat dan seluruh wajib pajak di Kabupaten Pemalang untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Menurutnya, penerimaan pajak menjadi salah satu sumber pendapatan yang digunakan pemerintah untuk membiayai pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Pemalang resmi meluncurkan aplikasi E-Layanan PBB. Aplikasi ini diharapkan dapat membuat pelayanan pajak lebih cepat dan mudah diakses masyarakat.
Kepala BPKPAD Kabupaten Pemalang, Nur Aji Mugi Harjono, mengatakan Anugerah Pajak Daerah merupakan puncak rangkaian Bulan Apresiasi Pajak Daerah Kabupaten Pemalang 2026 yang telah dimulai sejak 23 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan layanan pajak daerah secara on the spot di Car Free Day setiap hari Minggu. Selanjutnya, Pemkab Pemalang menggelar High Level Meeting dengan tema Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang Tahun 2026-2029.
Dalam agenda tersebut, Nurkholes juga membuka Pemalang Auto Show yang ditandai dengan pengguntingan pita.
Selain itu, pemerintah daerah turut memberangkatkan bantuan 15 tangki air bersih untuk masyarakat di wilayah Pemalang selatan yang terdampak kekeringan.
Melalui rangkaian Bulan Apresiasi Pajak Daerah tersebut, Pemkab Pemalang juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang dinilai aktif dan taat memenuhi kewajibannya.
(Daeng)