BERITABERSATU.COM, JEMBER — Tim supervisi Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember bersama Satgas MBG Kecamatan Gumukmas melakukan pemeriksaan mendadak (sidak) ke sejumlah Sentra Penyediaan dan Pengolahan Gizi (SPPG) pada Jumat (29/05/2026).
Kegiatan ini menyasar tujuh SPPG yang tersebar di dua wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Gumukmas dan Kecamatan Puger.Tujuan utamanya untuk memetakan potensi masalah serta mengevaluasi kesiapan fasilitas dan pelayanan yang ada.
Tujuh SPPG yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi SPPG Purwoasri, SPPG Gumukmas 01, SPPG Bagorejo, SPPG Gumukmas 02, SPPG Grenden 01, SPPG Mojosari 02, dan SPPG Puger Wetan 02. Dari pengecekan yang dilakukan, ditemukan fakta bahwa seluruh SPPG tersebut telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), namun sayangnya pemanfaatan dan spesifikasinya belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan. Selain itu, aspek higiene dan sanitasi serta kebersihan ruang pengolahan atau dapur juga masih dinilai kurang memadai.
Tim pemeriksa juga menegaskan perlunya penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lengkap sebagai panduan kerja di setiap SPPG. Beberapa SOP yang wajib disiapkan antara lain terkait tata cara cuci tangan, penyimpanan dan pengolahan makanan, pendistribusian, penyusunan menu, penyimpanan bahan baku, pencucian peralatan, pengelolaan limbah, hingga pedoman kesehatan dan keselamatan kerja bagi seluruh karyawan yang bertugas.
Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, menjelaskan terkait dokumen izin layanan. Dari empat SPPG yang beroperasi di wilayahnya, tiga di antaranya sudah memiliki Surat Izin Layanan dan Higiene Sanitasi (SLHS), sedangkan satu sisanya masih dalam proses pengurusan, meskipun pengajuan sudah dilakukan.
“Terkait kondisi IPAL, meski sudah tersedia di setiap tempat, kendala lain yang ditemukan adalah belum tersedianya hasil uji laboratorium terhadap kualitas air limbah yang dihasilkan, mengingat dokumen tersebut belum pernah diminta atau disiapkan sebelumnya,” jelas Dannie Allcholin.
Secara umum, hasil evaluasi terhadap empat SPPG di Kecamatan Gumukmas masuk dalam kategori baik. Namun, ada catatan khusus terkait penyusunan menu, di mana selera dan preferensi makanan penerima manfaat yang beragam menjadi tantangan tersendiri yang perlu diperhatikan agar layanan semakin diterima dan bermanfaat.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas terkait terus menurunkan tim pemeriksa ke seluruh SPPG di setiap kecamatan. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Bupati Jember dalam menjamin keamanan, kesehatan, serta keselamatan seluruh penerima manfaat program MBG. Pemeriksaan rutin dan mendetail dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus keracunan makanan, sekaligus memastikan seluruh proses penyediaan makanan berjalan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan yang berlaku.
Selain sebagai bentuk pengawasan langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan agar kualitas layanan senantiasa meningkat. Pemerintah daerah ingin memastikan kehadirannya terasa dalam setiap tahapan pelayanan, sehingga program Makanan Bergizi Gratis benar-benar berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat kesehatan yang maksimal bagi masyarakat Jember. (Tahrir)