Hari Jadi ke-702 Blitar, Bupati Rijanto: Pembangunan Infrastruktur dan SDM Harus Berjalan Beriringan

by Fauzan
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pembangunan Kabupaten Blitar tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur agar cita-cita mewujudkan Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya dapat tercapai.

Pesan tersebut disampaikan Rijanto saat Pisowanan Agung dalam rangka Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Rabu (5/8/2026).

Mengusung tema “Manggih Raharja Blitar Kuncoro”, Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar dimaknai sebagai tekad menghadirkan masyarakat yang sejahtera dan daerah yang semakin berjaya.

“Berdaya berarti masyarakat memiliki kemampuan, kesempatan, dan kemandirian untuk berkembang. Sedangkan berjaya berarti hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan,” ujar Rijanto.

Ia mengungkapkan, sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Blitar menunjukkan tren positif. Pada 2025 angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,57 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,06 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,43.

Di sektor infrastruktur, tingkat kemantapan jalan kabupaten juga naik dari 79,70 persen menjadi 80,74 persen pada 2026. Pemerintah Kabupaten Blitar telah melakukan pemeliharaan berkala jalan hotmix sepanjang 69,23 kilometer, peningkatan jalan beton 4,37 kilometer, pelebaran jalan 2,78 kilometer, serta pemeliharaan rutin di 108 ruas jalan.

Sementara itu, pembangunan Jalur Pantai Selatan (Pansela) juga terus menunjukkan kemajuan. Dari total panjang 62,56 kilometer di wilayah Kabupaten Blitar, ruas yang telah terbangun mencapai 38,63 kilometer atau sekitar 61,75 persen.

Rombongan Pisowanan Agung dalam rangka Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar.

Meski demikian, Rijanto menegaskan berbagai capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Menurutnya, Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar menjadi momentum refleksi untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi.

“Prestasi yang kita raih merupakan kado bagi Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar. Tetapi saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terlena. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama agar pembangunan benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Rijanto mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk menyukseskan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan ketahanan pangan.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kondusivitas menjelang Pemilihan Kepala Desa Serentak yang akan digelar 23 November 2026 di 30 desa pada 17 kecamatan.

“Mari kita sukseskan Pilkades dengan menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, persatuan, dan semangat demokrasi yang bermartabat. Jangan sampai perbedaan pilihan memecah persaudaraan yang telah kita bangun,” katanya.

Pisowanan Agung Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar turut dihadiri Wali Kota Blitar, mantan Bupati Blitar Herry Noegroho, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa dan lurah, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blitar juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Kirab Hurub Hambangun Praja.

Kecamatan Talun meraih Juara I, disusul Kecamatan Nglegok menempati Juara II, dan Kecamatan Wonodadi sebagai Juara III. Hal ini merupakan bentuk apresiasi atas kreativitas dan semangat gotong royong masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar. (Zan)

 

 

You may also like