BERITABERSATU.COM, Pemalang – Nama Rizki Pawang Setiawan kini menjadi salah satu talenta muda pencak silat yang mencuri perhatian. Di usia yang masih belia, pesilat asal Kabupaten Pemalang itu berhasil menunjukkan mental juara dengan kembali meraih medali emas di ajang paling bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Panglima TNI 2026.
Prestasi gemilang tersebut diraih Rizki setelah tampil impresif di partai final yang digelar di GOR Manahan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (13/9/2026). Putra dari Dicky Pawang Setiawan itu sukses menumbangkan lawannya sebelum pertandingan berjalan hingga separuh babak.
Kemenangan tersebut menjadi bukti ketangguhan seorang atlet muda yang dibentuk melalui proses panjang, disiplin latihan, dan mental bertanding yang kuat bersama RGP Fighter Club Pemalang.
Saat ini, Rizki masih tercatat sebagai siswa kelas 3 SMP Negeri 2 Pemalang. Meski masih muda, koleksi prestasinya terbilang luar biasa. Ia telah mengoleksi 5 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu dari berbagai event pada kejuaraan tingkat nasional.
Perjalanan Rizki di dunia pencak silat dimulai sejak duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar. Sejak saat itu, ia menjalani latihan secara konsisten hingga berkembang menjadi salah satu atlet muda potensial Pemalang.
Baginya, deretan prestasi yang diraih bukanlah hasil perjuangan seorang diri. Ada dukungan besar dari keluarga, pelatih, dan lingkungan yang terus mendorongnya untuk berkembang.
“Yang pertama tentu untuk kedua orang tua saya yang selalu mendukung, memberi semangat, dan mendoakan saya,” ujar Rizki.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar RGP Fighter Club Pemalang yang telah menjadi tempatnya menempa kemampuan.
“Terima kasih juga untuk pelatih RGP Fighter Club yang selalu memberikan instruksi, arahan, dan support selama pertandingan,” katanya.
Rizki mengungkapkan, keberhasilannya meraih emas di Piala Panglima TNI 2026 tidak lepas dari persiapan yang matang. Selain meningkatkan kemampuan teknik, ia juga mempersiapkan kondisi fisik, mental, serta memperbanyak doa sebelum bertanding.
“Persiapan sebelum pertandingan saya lakukan dengan latihan lebih maksimal, menjaga fisik dan mental, serta berdoa agar bisa memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.
Torehan emas Rizki menjadi bagian dari kesuksesan besar RGP Fighter Club Pemalang di ajang Kejurnas Piala Panglima TNI 2026.
Dari enam atlet yang diturunkan, RGP Fighter Club berhasil membawa pulang 4 medali emas dan 1 medali perak. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda di Pemalang mampu bersaing di level nasional.
Salah satu Pelatih RGP Fighter Club Pemalang, Wawan Pujianto, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan program latihan yang terukur.
“Persiapan khusus menghadapi Event Piala Panglima TNI dilakukan dengan menambah jam latihan anak-anak secara mandiri di rumah masing-masing, di luar jadwal latihan rutin di club,” ujar Wawan.
Menurutnya, para atlet RGP Fighter Club telah menjalani pembinaan selama kurang lebih tiga tahun. Menjelang kompetisi, tim pelatih kemudian memberikan program khusus selama tiga bulan untuk memasuki tahap persiapan pra-kompetisi.
“Anak-anak RGP sudah menjalani latihan selama tiga tahun. Setiap menghadapi pertandingan besar, kami menerapkan program bertahap agar atlet siap secara fisik, teknik, dan mental,” jelasnya.
Wawan menegaskan, keberhasilan atlet RGP bukan hanya dibangun dari latihan teknik bertanding, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, serta mental juara.
“Pola latihan di RGP Fighter Club terprogram dan bertahap. Semua atlet harus melalui proses agar mampu mencapai performa terbaik saat berada di arena pertandingan,” katanya.
Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan para atlet adalah tingginya motivasi serta dukungan penuh dari orang tua.
“Motivasi dan komitmen anak-anak menjadi salah satu kekuatan utama. Ditambah dukungan orang tua yang luar biasa, sehingga semangat dan mental juang para atlet semakin kuat,” ungkapnya.
Keberhasilan di Piala Panglima TNI 2026 juga memiliki arti istimewa bagi keluarga besar RGP Fighter Club. Prestasi tersebut menjadi kado manis menjelang ulang tahun ke-3 RGP Fighter Club yang jatuh pada 15 September.
“Syukur Alhamdulillah, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Pak Diki selaku pemilik sekaligus pembina RGP Fighter Club Pemalang serta Bapak-Ibu orang tua atlet yang selalu memberikan support kepada kami tim pelatih,” tutur Wawan.
Dari enam atlet yang bertanding, empat medali emas dan satu medali perak berhasil dipersembahkan.
“Hasil ini menjadi kado ulang tahun bagi RGP Fighter Club yang ke-3,” tambahnya.
Bagi Wawan, kemenangan tersebut bukan hanya tentang medali, tetapi menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan proses panjang akan melahirkan prestasi.
“Kemenangan ini menjadi pembuktian bahwa setiap kerja keras pasti membuahkan hasil yang baik. Proses tidak akan mengkhianati hasil,” tegasnya.
Ia berharap prestasi para atlet RGP Fighter Club mampu mengharumkan nama Kabupaten Pemalang di kancah olahraga nasional.
“Mudah-mudahan prestasi ini bisa membawa nama baik Kabupaten Pemalang semakin bersinar lagi di bidang olahraga, khususnya pencak silat,” harapnya.
Menurut Wawan, kekuatan utama RGP Fighter Club terletak pada perpaduan antara semangat atlet dan dukungan sistem pembinaan yang solid.
“Kunci keberhasilan RGP Fighter Club Pemalang adalah motivasi anak-anak yang kuat serta support system yang sangat baik dari semua pihak,” pungkasnya.(daeng)