BERITABERSATU.COM,Pemalang – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang Nurkholes mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) tetap menjaga soliditas, meningkatkan disiplin, dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Ajakan tersebut disampaikan Nurkholes saat memimpin apel pagi di Lapangan Tenis Indoor Pemalang, Senin (3/8/2026). Apel diikuti Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala puskesmas, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Dalam arahannya, Nurkholes menegaskan situasi yang dihadapi Pemkab Pemalang harus menjadi momentum untuk berbenah, bukan memicu perpecahan di internal pemerintahan.
“Mari kita jadikan kondisi saat ini sebagai pembelajaran. Ciptakan suasana kerja yang nyaman, bersikap bijak, dan fokus menatap ke depan,” tegasnya.
“Kita adalah satu kesatuan Pemerintah Kabupaten Pemalang, sehingga tidak perlu berpolemik. Yang terpenting adalah bekerja dengan tulus sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah.
Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus mengoptimalkan waktu yang tersisa untuk menuntaskan program dan kegiatan hingga akhir tahun anggaran 2026.
“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap terjamin. Waktu kita tinggal sekitar lima bulan hingga akhir tahun,” ujar Nurkholes.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Pemkab Pemalang menyelesaikan setiap target pembangunan tepat waktu serta mengedepankan dedikasi dalam melayani masyarakat.
Menutup arahannya, Nurkholes mengajak seluruh ASN menjaga semangat, profesionalisme, dan komitmen agar roda pemerintahan tetap berjalan stabil serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik terus terjaga.
“Tetap semangat, kerja dengan selamat, dan tuntaskan seluruh pekerjaan dengan sebaik-baiknya demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.(*)