Pengendara Motor Ditemukan Tewas Tertindih Kendaraan di Bawah Jembatan PanasaE

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, BONE — Seorang pengendara sepeda motor berinisial RISE (46), warga Dusun PanasaE, Desa Tonronge, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jembatan PanasaE, Kamis (18/6/2026) pagi.

Korban ditemukan warga sekitar pukul 07.00 Wita di sungai yang berada di bawah jembatan. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi tertindih sepeda motor Suzuki yang dikendarainya dan sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan diduga terjadi pada malam hari sebelum korban ditemukan. Saat itu, korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan juga kerap mengojek, melintas seorang diri menggunakan sepeda motor.

Diduga, korban mengendarai kendaraan tanpa menyalakan lampu penerangan. Kondisi jalan yang menurun, licin, serta terdapat tikungan tajam sebelum memasuki jembatan diduga menyebabkan korban kehilangan kendali hingga terjun ke sungai di bawah jembatan yang dipenuhi bebatuan.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka terbuka pada bagian kepala, bawah mata kiri, dan samping mata kiri. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi.

Kapolsek Lappariaja, Iptu Muh. Suaib, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, personel Polsek Lappariaja langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan, anggota kami segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus membantu evakuasi korban ke rumah duka. Kami turut berduka atas kejadian ini,” ujar Iptu Muh. Suaib.

Ia menjelaskan, pihak keluarga korban telah menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Kami tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian ini, meskipun keluarga korban menolak autopsi. Kami juga mencatat bahwa jembatan di lokasi kejadian belum memiliki pagar pembatas, dan ini akan menjadi salah satu perhatian kami untuk diteruskan ke instansi terkait,” katanya.

Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Suzuki tanpa pelat nomor yang merupakan milik korban sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Lappariaja juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang kerap berkendara pada malam hari, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, termasuk fungsi lampu penerangan. Selain itu, pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang menurun, licin, dan menikung guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.

Hingga kini, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. (*)

Laporan : Suparman Warium

You may also like