BERITABERSATU.COM, SINJAI – Pemerintah terus berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan dasar langsung di jantung masyarakat. Langkah nyata ini dibuktikan melalui kegiatan pembinaan intensif yang digelar di Posyandu Melati, Dusun Manynyaha, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Borong Kompleks.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat akar rumput. Tak tanggung-tanggung, agenda ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) bersama Tim Promosi Kesehatan (Promkes), Kepala Puskesmas Borong beserta jajaran program terkait, Lurah Pasir Putih, Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader KPM, hingga para kader Posyandu setempat.
Pembinaan ini sengaja dirancang untuk mendongkrak kapasitas para kader Posyandu. Merekalah yang sehari-hari berhadapan langsung dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada kelompok rentan, mulai dari ibu hamil hingga balita. Selain itu, momen ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah Kelurahan Pasir Putih.
Dalam arahannya, Kabid Kesmas menegaskan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat menimbang berat badan anak, melainkan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, kader, dan masyarakat sangat dibutuhkan guna meningkatkan kualitas pelayanan serta capaian program kesehatan,” ujarnya menekankan pentingnya kolaborasi.
Ia juga menambahkan bahwa lewat pembinaan ini, para kader diharapkan lebih percaya diri dan cakap dalam memberikan edukasi. “Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran kader Posyandu dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat terus meningkat,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Puskesmas Borong turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme dan keterlibatan semua pihak yang hadir. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak bisa bertumpu pada satu sektor saja.
Ia berharap kolaborasi apik yang telah terbangun di Dusun Manynyaha ini bisa terus dipertahankan secara konsisten. Target besarnya adalah mewujudkan Posyandu Melati yang tidak hanya aktif, tetapi juga mandiri dan berkualitas dalam melayani warga.
Melalui pembinaan terpadu ini, Posyandu Melati diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat pelayanan kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat yang jauh lebih optimal, responsif, dan berdampak nyata bagi kesehatan keluarga. (ads)