BERITABERSATU.COM, SINJAI – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sinjai, tidak hanya dimeriahkan dengan aktivitas fisik semata. Di balik riuhnya ribuan langkah peserta jalan sehat, terselip aksi kemanusiaan yang menyentuh melalui donor darah yang dipusatkan di Tribune Lapangan Alun-alun Sinjai Bersatu, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sinjai yang menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai serta Unit Pengelola Transfusi Darah RSUD Sinjai.
Ketua PMI Sinjai, Ahmad Fauzan Guntur, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar pelengkap seremonial. Menurutnya, momen berkumpulnya massa dalam jalan sehat adalah waktu yang tepat untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya donor darah rutin.
“Setetes darah yang kita berikan bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Ini adalah aksi kecil dengan dampak yang sangat besar bagi sesama,” ujar Fauzan di sela-sela kegiatan.
Ia juga berharap kolaborasi antara olahraga dan aksi sosial ini bisa terus berlanjut di masa depan. Tujuannya jelas, menjaga ketersediaan stok darah di RSUD Sinjai sekaligus memupuk budaya saling menolong di tengah masyarakat Bumi Panrita Kitta.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, menyambut hangat antusiasme para peserta. Ia mengajak seluruh elemen pendidikan dan masyarakat untuk melihat Hardiknas sebagai momentum berbagi kehidupan.
“Melalui momentum Hardiknas ini, kita ingin masyarakat tidak hanya sehat secara fisik dengan berolahraga, tetapi juga memiliki kepedulian nyata. Semoga ini menjadi pemicu agar semakin banyak warga yang tergerak mendonorkan darahnya secara sukarela,” harap Irwan.
Hingga acara berakhir, tercatat puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan. Para pendonor didominasi oleh Jajaran pegawai Dinas Pendidikan Sinjai, Tenaga pendidik/Guru, dan Masyarakat umum peserta jalan sehat.
Aksi ini membuktikan bahwa semangat pendidikan tidak hanya soal literasi di kelas, tetapi juga tentang pengabdian sosial dan kemanusiaan. (Ads)