BERITABERSATU.COM, SINJAI – Deburan ombak di Pantai Mallenreng, Desa Panaikang, menjadi saksi bisu kemeriahan hari kedua Festival Budaya “Gau Puka Renreng”, Kamis (30/04/2026). Tradisi pesisir Maddui Puka yang menjadi sajian utama sukses menyedot perhatian ratusan pasang mata yang memadati pesisir Kecamatan Sinjai Timur tersebut.
Bukan sekadar rutinitas nelayan, Maddui Puka kali ini dikemas dalam bentuk perlombaan yang diikuti oleh puluhan warga pesisir. Suasana semakin berwarna dengan kehadiran festival layang-layang yang menghiasi langit sore Pantai Mallenreng, menciptakan perpaduan estetika budaya dan keindahan alam yang memukau.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang hadir didampingi sang suami, H. Guntur Toppo, tampak antusias menyaksikan jalannya lomba. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa festival ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam menjaga marwah budaya lokal.
“Ini adalah kegiatan yang menunjukkan sinergi kuat untuk menghadirkan kembali adat kebiasaan masyarakat kita, khususnya di wilayah pesisir melalui tradisi Maddui Puka,” ujar Ratnawati di sela-sela acara.
Bagi Ratnawati, pelestarian budaya bukan hanya soal mengenang masa lalu, melainkan fondasi untuk membangun masa depan daerah. Budaya dipandang sebagai perekat sosial sekaligus motor penggerak sektor pariwisata.
“Kita ingin Sinjai berbudaya dan pariwisata berjaya. Kekayaan ragam budaya yang kita miliki adalah modal besar yang harus terus dijaga dan dikembangkan sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun daerah,” tambahnya dengan optimis.
Acara ini tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir di lokasi, Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, Perwakilan Kodim 1424 Sinjai, Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan serta Jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sinjai.
Keriuhan warga yang bersorak memberikan semangat kepada para peserta lomba Maddui Puka mempertegas bahwa tradisi ini masih sangat dicintai oleh masyarakatnya. Festival “Gau Puka Renreng” diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan mancanegara maupun domestik ke Kabupaten Sinjai. (Ads)