Petani Sinjai Bakal Makmur! Anggaran Rp14 Miliar Cair Buat Beresin 3 Irigasi Rusak

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI — Kabar segar buat para petani di Kabupaten Sinjai! Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi memulai proyek estafet rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) di bumi Panrita Kitta. Proyek ini diharapkan jadi “oase” baru yang siap mendongkrak produktivitas pertanian lokal.

Komitmen ini ditandai dengan seremoni ground breaking yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Desa Biji Nangka, Kecamatan Sinjai Borong, pada Minggu sore (14/6/2026).

Bukan main-main, anggaran sebesar Rp14 miliar digelontorkan untuk memulihkan fungsi jaringan irigasi yang selama ini menjadi urat nadi pertanian warga.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini adalah langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di Sulsel.

“Ada tiga titik lokasi yang akan dikerjakan dengan total anggaran sekitar Rp14 miliar. Proyek ini difokuskan pada pemulihan fungsi jaringan irigasi agar dapat kembali melayani kebutuhan pengairan masyarakat tani secara optimal,” ujar Andi Sudirman.

Gubernur juga memberikan wanti-wanti kepada pihak kontraktor agar bekerja sesuai standar dan spesifikasi teknis. Tak lupa, ia mengajak warga lokal untuk ikut mengawal proyek ini.

“Masyarakat harus ikut mengawasi agar hasilnya berkualitas dan awet untuk jangka panjang,” tambahnya.

Merespons gerak cepat Pemprov Sulsel, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Bagi Ratnawati, proyek ini adalah jawaban dari doa para petani Sinjai yang selama ini sering ‘pusing kepala’ urusan ketersediaan air.

“Terima kasih Bapak Gubernur atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Sinjai. Kami berharap dengan tuntasnya perbaikan di tiga titik ini, sektor pertanian di Sinjai semakin maju dan produktif,” ungkap Ratnawati optimis.

Menurutnya, fungsi irigasi yang optimal akan berbanding lurus dengan hasil panen yang melimpah, sekaligus memperkuat pilar ketahanan pangan yang sedang digenjot pemerintah.

Momen krusial bagi masa depan pertanian Sinjai ini juga dikawal langsung oleh para pejabat teras, di antaranya Astina Abbas (Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulsel), Andi Jefrianto Asapa (Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai), Andi Ilham Abubakar (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai), dan Jajaran kepala perangkat daerah, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.

Dengan dimulainya proyek ini, wajah pertanian Sinjai diharap dapat menyongsong era baru yang lebih modern, efektif, dan bebas dari ancaman kekeringan lahan. Ditargetkan, pasokan air ke sawah-sawah warga akan segera lancar jaya. (Ads)

You may also like