Dapat Nomor 3, Wartawan Senior Agus Gonrong Siap Bertarung di Pilkades Bojongnangka

by Usman
0 comments

BERITABERSATU.COM, Pemalang – Wartawan senior Agus Pratikno, SE atau yang akrab disapa Agus Gonrong, resmi mendapatkan nomor urut 3 dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.

Penetapan nomor urut tersebut menjadi bagian dari tahapan Pilkades Serentak 2026. Agus pun mulai memperkenalkan visi, misi, serta sejumlah gagasan yang akan dibawanya apabila mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Bojongnangka.

Dalam penyampaian visi dan misi di Balai Desa Bojongnangka, Kamis (29/10/2026), Agus menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukanlah simbol kekuasaan. Menurutnya, kepala desa harus menjadi pelayan masyarakat dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan warga.

“Sejatinya kepala desa itu adalah pelayan masyarakat dan masyarakatlah majikannya, bukan sebaliknya. Seorang kepala desa harus hadir untuk mendengarkan, melayani, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegas Agus.

Membawa pengalaman panjang di dunia jurnalistik, Agus menawarkan konsep kepemimpinan yang mengedepankan kejujuran, transparansi, keterbukaan, dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.

Ia mengusung slogan SENYUM MANIS, akronim dari Sejahtera, Makmur, Aman, Sentausa, dan Agamis. Konsep tersebut menjadi gambaran arah pembangunan yang ingin diwujudkannya, mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan desa, keamanan lingkungan, hingga keharmonisan kehidupan sosial.

Tak hanya menyampaikan program, Agus juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggadaikan hak politik demi kepentingan sesaat. Ia mengajak warga menggunakan hak pilih secara rasional dengan mempertimbangkan gagasan dan rekam jejak masing-masing calon.

“Jangan gadaikan hak pilih Bapak, Ibu, dan saudara sekalian. Gunakan hak suara dengan pikiran jernih dan pertimbangan matang. Sebab, pilihan yang kita tentukan hari ini akan ikut menentukan arah pembangunan Desa Bojongnangka untuk delapan tahun ke depan,” ujarnya.

Agus mengatakan telah menyiapkan sejumlah gagasan dan program untuk mendorong pembaruan di Desa Bojongnangka. Baginya, pembangunan tidak boleh berhenti sebatas janji saat kontestasi, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga menyebut pengalaman sebagai jurnalis menjadi salah satu bekal dalam memahami berbagai persoalan sosial. Selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia pers, dirinya terbiasa mendengar aspirasi masyarakat, mengkritisi persoalan, mengawal kepentingan publik, serta melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang.

“Pengalaman di dunia jurnalistik mengajarkan saya bahwa setiap suara masyarakat memiliki arti. Karena itu, jika diberikan amanah, saya ingin membangun pemerintahan desa yang terbuka, mau mendengar kritik, dan tidak alergi terhadap masukan warga,” ungkapnya.

Menurut Agus, pemerintahan desa harus dijalankan secara transparan dan akuntabel. Aspirasi masyarakat harus mendapatkan ruang, sementara kepentingan warga wajib ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Di sisi lain, ia berharap pelaksanaan Pilkades Bojongnangka berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Perbedaan pilihan, kata dia, tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persaudaraan di tengah masyarakat.

“Siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat, persatuan dan kerukunan warga harus tetap dijaga. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita terpecah. Desa Bojongnangka adalah milik bersama yang harus kita bangun bersama,” pungkasnya.

Dengan nomor urut 3, Agus Gonrong kini menjadi salah satu kandidat dalam kontestasi Pilkades Bojongnangka 2026. Ia berharap momentum demokrasi tingkat desa tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah kepemimpinan dan masa depan desa.

(Daeng)

You may also like