Layanan Kesehatan Gratis Pemkab Jember Disambut Warm Tokoh Agama dan Masyarakat

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, JEMBER — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh masyarakat. Salah satunya datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kyai Abdul Hakim, yang menilai langkah pemkab tersebut sangat bermanfaat bagi warga.

Kyai Abdul Hakim menyampaikan apresiasinya secara langsung saat mengikuti agenda pemeriksaan kesehatan di lokasinya. Menurut dia, pemeliharaan serta pemantauan kondisi fisik secara rutin merupakan hal yang krusial bagi setiap orang.

“Pemeriksaan kesehatan itu penting untuk dikontrol dan dijaga secara berkala. Kehadiran program dari Gus Bupati ini tentu sangat bermanfaat dan memang menjadi kebutuhan nyata di tengah masyarakat,” ujar Kyai Abdul Hakim.

Melihat besarnya manfaat dari layanan medis tersebut, pihak pesantren mengimbau masyarakat luas untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Masyarakat diharapkan bisa menyambut dan memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan cuma-cuma tersebut secara optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Kyai Abdul Hakim juga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan pribadinya usai menjalani serangkaian pemeriksaan berada dalam keadaan prima. Pihaknya berharap, program pelayanan kesehatan jemput bola ini terus berlanjut agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, saat mendampingi jajaran pejabat Pemkab Jember melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, KH Abdul Hakim, di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa.

“Kami hadir untuk menyampaikan langsung adanya program homecare dari Gus Bupati. Salah satu sasaran utamanya adalah tokoh masyarakat dan tokoh agama,” ujar Helmi.

Dalam keterangannya, Helmi menjelaskan bahwa pemerintah daerah berupaya hadir secara inklusif untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh elemen masyarakat. Khusus bagi para tokoh agama, tanpa memandang latar belakang agama, pemerintah menyediakan fasilitas penanganan cepat saat membutuhkan layanan medis.

“Fasilitas fast track ini merupakan jalur cepat. Para tokoh yang memiliki keluhan kesehatan dapat langsung menghubungi puskesmas setempat untuk ditangani oleh tenaga medis, atau dirujuk langsung ke rumah sakit daerah seperti RSD dr. Soebandi,” jelasnya.

Helmi menambahkan, target sasaran penerima manfaat program home care ini direncanakan mencapai 25 ribu jiwa secara bertahap di seluruh penjuru Kabupaten Jember.

Kunjungan serta sosialisasi tersebut mendapat apresiasi hangat dari KH Abdul Hakim. Pihak Pemkab Jember pun berharap melalui sinergi ini, para tokoh agama dan masyarakat terus diberikan kesehatan dalam membimbing umat serta membina generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. (Tahrir)

You may also like