City Walk Bergemuruh! Plt Bupati Pemalang Satukan Media dan Budaya

by Usman
0 comments

BERITABERSATU.COM, Pemalang – Plt Bupati Pemalang Nurkholes menyatukan semangat media dan budaya dalam satu panggung di City Walk Pemalang.

Hal tersebut disampaikan Nurkholes saat menghadiri peringatan HUT ke-13 Media Puskapik yang dikemas melalui pagelaran wayang kulit, Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, kolaborasi antara media dan budaya menjadi langkah positif untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi serta manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Nurkholes membuka pagelaran wayang kulit sekaligus menyerahkan tokoh wayang Gatotkaca kepada dalang cilik Ki Narendra Hang Eshan.

Menurutnya, di tengah pesatnya digitalisasi dan maraknya media sosial, media memiliki peran penting dalam memberikan informasi sekaligus edukasi kepada masyarakat.

“Di tengah pesatnya era digitalisasi dan maraknya media sosial, media harus terus memberikan informasi dan menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat,” kata Nurkholes.

Ia menilai kolaborasi media dengan budaya menjadi langkah positif untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi masyarakat.

“Antara media dan budaya ini sesuatu yang luar biasa. Ini apresiasi kepada media dan budaya menjadi satu kesatuan, kolaborasi yang luar biasa,” ujarnya.

Nurkholes juga mendorong City Walk menjadi ruang publik yang aktif bagi masyarakat. Tidak hanya untuk bersantai, kawasan tersebut diharapkan menjadi tempat menikmati kuliner, UMKM, kegiatan keluarga, hingga berbagai pertunjukan seni dan budaya.

“Harapan kita bersama bahwa City Walk ini kita ciptakan untuk masyarakat Kabupaten Pemalang agar bisa berapresiasi, menjadi tempat acara keluarga, menikmati beraneka ragam kuliner dan UMKM yang ada di sini,” katanya.

Ia menambahkan, City Walk juga harus mampu membuka ruang bagi para seniman dan budayawan untuk terus berkarya dan tampil di tengah masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Management Puskapik.com Dwi Ariadi mengatakan peringatan usia ke-13 menjadi momentum memperkuat komitmen Puskapik untuk terus tumbuh, berkarya dan memberikan manfaat.

“HUT ke-13 Puskapik menjadi momentum untuk memperkuat misi dan tekad bersama agar Puskapik terus bertumbuh, berkarya dan melangkah, bukan sekadar menggelar seremoni,” ujar Dwi.

Ia menyebut Puskapik memiliki tiga misi utama, yakni memberikan informasi, edukasi dan manfaat bagi masyarakat.

Sebelum pagelaran dimulai, Nurkholes menyerahkan tumpeng kepada Dwi Ariadi. Acara kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit oleh Ki Narendra Hang Eshan bersama para pengrawit dari Sanggar Seni Yayasan Roda Kendali Mengori (YRKM).

Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kodim 0711/Pemalang, Polres Pemalang, Kejaksaan Negeri Pemalang, serta anggota DPRD Kabupaten Pemalang.(*)

You may also like