MALINO, BB— Suasana haru menyelimuti acara Family gathering dan Perpisahan purnabakti guru seni Muh. Tang, S. Pd guru dari SMP Negeri 5 Sinjai dengan tema “Dedikasi Tanpa Batas, Pengabdian Tak Terlupakan” yang digelar di salah satu vila di kawasan Malino, Jumat, 15 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala SMPN 5 Sinjai Dr. A. Ilham, S. PD, M. Pd, para guru sejawat, serta Ketua Dharma Wanita SMPN 5 Sinjai. Suasana kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara. Sejumlah guru tampak larut dalam haru saat mengenang perjalanan panjang Muh. Tang selama menjadi bagian dari sekolah tersebut.
Muh. Tang dikenal sebagai pribadi sederhana, tenang, dan penuh kesabaran. Rekan-rekannya bahkan menyebut dirinya sebagai “sabar yang berwujud raga”, karena sikapnya yang tegas dan berwibawa selama menjalani tugas sebagai pendidik.
Selama kurang lebih 60 tahun mengabdi sebagai guru, Muh. Tang menjadi salah satu sosok senior yang dihormati di lingkungan sekolah. Pengabdiannya tidak hanya dikenang melalui masa kerja yang panjang, tetapi juga perjuangan hidupnya di luar profesi sebagai pendidik.
Di balik kesehariannya sebagai guru seni, Muh. Tang diketahui membesarkan tiga orang putrinya seorang diri setelah sang istri meninggal dunia sekitar belasan tahun lalu. Dalam kondisi tersebut, dirinya tetap mampu mendidik dan memberikan pendidikan yang layak kepada anak-anaknya hingga tumbuh dewasa.
Perjalanan hidup itu menjadi bagian yang turut dikenang para guru dalam acara purnabakti tersebut. Rekan-rekannya menilai Muh. Tang tidak hanya berhasil menjadi guru bagi siswa-siswanya di sekolah, tetapi juga menjadi ayah yang menjalankan tanggung jawab keluarga dengan penuh keteguhan.
Meski menghadapi perjalanan hidup yang tidak mudah, dirinya tetap aktif mengajar dan menjalani tugas sebagai Wakil Kepala Sekolah. Sikap itulah yang membuat banyak rekan guru menaruh hormat kepadanya.
Dalam Pesan dan Kesannya, Muh. Tang tampak beberapa kali menahan haru saat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru dan staf sekolah yang hadir.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 5 Sinjai, sahabat, dan rekan-rekan guru yang telah hadir hari ini. Saya tidak pernah menyangka perjalanan kurang lebih 60 tahun mengabdi sebagai guru akan diingat dengan penuh kasih seperti ini. Bagi saya, kebersamaan dan perhatian dari teman-teman semua adalah penghargaan yang sangat berarti,” ujarnya.
Ia mengaku banyak kenangan yang tidak akan pernah dilupakan selama menjadi bagian dari SMP Negeri 5 Sinjai.
“Sekolah ini bukan hanya tempat mengajar, tetapi sudah seperti rumah sendiri. Saya bersyukur dipertemukan dengan orang-orang baik yang selama ini selalu mendukung dan menemani dalam suka maupun duka. Semoga silaturahmi ini tetap terjaga meski masa tugas saya telah selesai,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 5 Sinjai, Dr. A. Ilham, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa sosok Muh. Tang merupakan bagian penting dalam perjalanan sekolah dan menjadi teladan bagi guru-guru yang lebih muda.
“Hari ini bukan sekadar acara perpisahan. Ini adalah bentuk penghormatan kami kepada sosok guru yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia pendidikan. Pak Muh. Tang mengajarkan banyak hal, bukan hanya tentang seni, tetapi tentang kesabaran, ketulusan, dan tanggung jawab,” katanya.
Menurutnya, keteladanan Muh. Tang menjadi warisan moral yang akan terus dikenang di lingkungan sekolah.
“Kami kehilangan sosok teladan yang tenang namun sangat berarti. Beliau adalah contoh bahwa pengabdian tidak selalu harus ditunjukkan dengan kata-kata besar. Kadang justru hadir dari kerja tulus yang dilakukan bertahun-tahun tanpa mengeluh,” ujar Ilham.
Acara kemudian ditutup dengan pemberian cenderamata dan salam perpisahan dari para guru sejawat sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Muh. Tang selama bertugas di SMPN 5 Sinjai.