Beritabersatu.com, Bone – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak malam hingga menjelang subuh menyebabkan Pasar Tradisional Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, tergenang air, Jumat (8/5/2026). Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas pedagang dan pengunjung pasar.
Genangan air yang memenuhi area pasar membuat sejumlah pedagang tidak dapat berjualan sejak pagi hari. Beberapa los dan area lapak tampak dikelilingi air sehingga aktivitas jual beli mengalami gangguan.
Salah seorang pedagang ubi di Pasar Bajoe, Syamsialam, mengaku dirinya bersama sejumlah pedagang lain terpaksa menghentikan aktivitas berjualan akibat banjir yang merendam area pasar.
“Sejak pagi sampai menjelang siang kami tidak bisa berjualan. Kami hanya duduk di atas kursi berjam-jam karena air masih menggenangi pasar,” ujar Syamsialam saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, genangan air tidak hanya menghambat aktivitas perdagangan, tetapi juga membuat pengunjung pasar berkurang karena akses di sejumlah titik sulit dilalui.
Warga dan pedagang berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk melakukan penanganan dan perbaikan sistem drainase di sekitar pasar guna meminimalisir terjadinya banjir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air di beberapa area Pasar Tradisional Bajoe dilaporkan masih belum sepenuhnya surut.
Laporan : Suparman Warium