BERITABERSATU.COM, SINJAI — Era digital bukan lagi masa depan, tapi hari ini. Hal inilah yang ditegaskan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai saat menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 secara daring melalui platform Microsoft Teams pada Rabu (1/4/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses transisi siswa baru di Sinjai berjalan mulus, modern, dan yang terpenting: bebas drama.
Kegiatan virtual ini tidak main-main. Pesertanya mencakup seluruh elemen kunci pendidikan di Sinjai, mulai dari Pejabat Eselon III dan IV Disdik Sinjai, Koordinator Pengawas, Pendamping, dan Penilik Satuan Pendidikan, Kepala Sekolah dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP se-Kabupaten Sinjai, hingga para Operator SPMB.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, memberikan arahan tegas dalam pembukaan sosialisasi tersebut. Beliau menekankan bahwa SPMB tahun ini bukan sekadar rutinitas, melainkan komitmen untuk menyajikan layanan publik yang bersih.
“Pelaksanaan SPMB 2026/2027 harus berjalan transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Tidak ada ruang untuk main belakang. Semua harus sesuai regulasi yang berlaku,” tegas Irwan.
Beliau juga menambahkan bahwa kesamaan persepsi antara dinas, sekolah, dan orang tua adalah kunci. Tujuannya jelas, agar saat hari-H pendaftaran nanti, tidak ada lagi kebingungan atau kendala teknis di lapangan yang merugikan calon peserta didik.
Menutup arahannya, Irwan Suaib mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja secara profesional. Sosialisasi ini diharapkan menjadi wadah tanya-jawab teknis sehingga para operator dan kepala sekolah benar-benar “melek” sistem.
“Kita ingin layanan pendidikan di Sinjai optimal sejak langkah pertama, yaitu saat mereka mendaftar. Mari kita berikan yang terbaik untuk anak-anak kita,” pungkasnya.
Dengan dimulainya sosialisasi ini, Disdik Sinjai optimis proses penerimaan murid baru tahun ini akan menjadi yang paling rapi dan inklusif, memastikan setiap anak di Sinjai mendapatkan hak pendidikan yang sama tanpa terkecuali. (Ads)