Jahitan Cinta untuk Indonesia: Hening Seribu Deru Mesin Jahit Reza Rangkai 81 Meter Merah Putih

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI — Di sudut ruang Workshop Tata Busana MAN 1 Sinjai, Jalan Baronang, Kelurahan Lappa, deru mesin jahit terdengar konstan dalam beberapa hari terakhir. Di balik gulungan kain merah dan putih yang mengular panjang, tampak jemari telaten seorang remaja berkonsentrasi penuh meluruskan tiap jahitan.

Ia adalah Reza Pahlevi, siswa kelas XII 6 MAN 1 Sinjai. Tanpa gembar-gembor, Reza berhasil menuntaskan sebuah karya monumental hasil jemarinya sendiri: Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter pada Jumat (7/8/2026).

Bukan sekadar lembaran kain biasa, angka 81 meter yang ia rangkai helai demi helai membawa makna mendalam. Ukuran fantastis ini dirancang khusus sebagai simbol penghormatan dan selebrasi menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Ketelitian, kesabaran, serta keterampilan vokasional tata busana yang dipelajarinya di madrasah berkelindan jadi satu, melahirkan wujud cinta tanah air yang nyata.

Aksi membanggakan ini tak berhenti di ruang workshop. Mahakarya bentangan sang saka buatan Reza ini dijadwalkan bakal unjuk gigi di hadapan publik Sinjai. Bendera raksasa tersebut siap dibentangkan megah dalam ajang Pawai Merah Putih yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sinjai untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Kepala MAN 1 Sinjai, Hasiah, tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya atas dedikasi luar biasa sang anak didik. Menurutnya, aksi Reza mematahkan stereotip lama dan membuktikan bahwa siswa madrasah tak cuma tangguh di bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga adaptif, terampil secara vokasional, dan berjiwa nasionalis tinggi.

Lewat denting mesin jahit dan helaian kain sepanjang 81 meter ini, Reza Pahlevi tak hanya menorehkan prestasi pribadi, tetapi juga mengirimkan pesan kuat kepada generasi muda: nasionalisme bisa dirayakan lewat karya, keterampilan, dan aksi nyata yang menginspirasi. (HRL)

You may also like