Beritabersatu.com, Blitar – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Kesehatan terus menggencarkan program cek kesehatan gratis sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan (preventif). Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini sehingga berbagai penyakit dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Heru Tjahjono, usai menggelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Aula BUMDes Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jumat (26/6/2026).
Menurut Heru, program cek kesehatan gratis merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Cek kesehatan gratis ini adalah salah satu fasilitas yang disiapkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hadir ke sana, nanti akan mendapatkan hasil, seandainya ditemukan penyakit, bisa diintervensi,” ujar Heru.
Ia menjelaskan, paradigma pembangunan kesehatan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit, tetapi lebih mengedepankan langkah pencegahan melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, edukasi, serta penerapan pola hidup sehat.
Menurutnya, deteksi dini menjadi faktor penting dalam menekan angka kesakitan akibat penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal yang selama ini menjadi penyebab tingginya beban pembiayaan kesehatan nasional.
“Kalau penyakit diketahui sejak awal, penanganannya akan jauh lebih mudah. Karena itu masyarakat jangan takut memeriksakan kesehatannya. Justru dengan mengetahui kondisi tubuh sejak dini, kita bisa melakukan langkah pencegahan maupun pengobatan lebih cepat,” katanya.
Heru juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan medis, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
Ia mengingatkan pentingnya rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai investasi kesehatan jangka panjang.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi GERMAS merupakan kolaborasi antara Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan penguatan upaya promotif serta preventif.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat sekaligus memanfaatkan berbagai program kesehatan yang telah disediakan pemerintah, termasuk layanan cek kesehatan gratis.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Karangsono Tugas Nanggolo Yudo Dili Prasetiono, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Suswati, Camat Kanigoro Siti Supartiyah, perwakilan Kementerian Kesehatan, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang mengikuti sosialisasi dengan antusias.
Heru berharap sinergi antara DPR RI, Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa terus diperkuat agar berbagai program kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan masyarakat yang sehat, produktivitas akan meningkat dan kualitas hidup juga semakin baik. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan program-program kesehatan yang telah disiapkan pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” pungkasnya. (Zan)