Gandeng Kejati Sultra, UMI Makassar Buka Peluang Emas Jaksa Raih Gelar S1 hingga S3 Lewat Jalur RPL

by Syamsuddin
0 comments

MAKASSAR, BERITABERSATU.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar terus bergerak progresif memperluas jangkauan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kali ini, Tim Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMI membidik peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di institusi adhyaksa.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan sosialisasi di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (18/6/2026). Kehadiran tim UMI difokuskan untuk memaparkan kemudahan akses kuliah jenjang S1, S2, hingga S3 khusus bagi para jaksa dan calon jaksa melalui jalur RPL dan kelas hybrid.

Kedatangan tim disambut hangat oleh Wakil Kepala Kejati Sultra, Dr. Darmukit, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat utama Kejati Sultra.

Delegasi UMI Makassar yang hadir langsung di antaranya Asisten Direktur IV Pascasarjana Prof. Dr. Zainuddin, S.Ag, S.H., M.H., Ketua Bagian Hukum Pidana Dr. H. Azwad Rachmat Hambali, S.H., M.H., Ketua Bagian Hukum dan Masyarakat Dr. Asriati, S.H., M.H., serta Koordinator RPL UMI, Muh. Zulkifli Muhdar, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Wakajati Sultra, Dr. Darmukit, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pimpinan UMI Makassar atas inisiatif jemput bola ini. Ia mengakui, rekam jejak alumni UMI di korps kejaksaan sudah tidak diragukan lagi.

“Kami berterima kasih kepada Pimpinan UMI yang berkenan mensosialisasikan program ini ke Kejati Sultra. Di sini banyak alumni Fakultas Hukum UMI yang prestasinya luar biasa. Momen ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Darmukit.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa institusi Kejaksaan saat ini tengah gencar berbenah terkait standar pendidikan aparaturnya.

“Semakin tinggi jenjang pendidikan, dampaknya langsung ke jabatan,” imbuhnya memberikan motivasi kepada jajaran.

Senada dengan itu, Asisten Pembinaan Kejati Sultra, Dr. Zulkarnain, S.H., M.H., menyebut program RPL ini sebagai peluang emas yang wajib ditangkap oleh para jaksa maupun calon jaksa.

“Ini peluang terbaik untuk kuliah tanpa meninggalkan tugas kedinasan. Sistemnya hybrid, sehingga sangat fleksibel. Saya tidak ragu dengan UMI, apalagi Fakultas Hukumnya. Alumni UMI tidak kalah hebat dengan kampus lain,” tegas Zulkarnain.

Koordinator RPL UMI, Muh. Zulkifli Muhdar, S.H., M.H., mengungkapkan rasa bangganya atas sambutan hangat dari pihak kejaksaan. Menurutnya, sinergi ini terasa begitu dekat lantaran banyaknya alumni rumpun hukum UMI yang berkarier di sana.

“Kami serasa masuk rumah sendiri. Alumni FH UMI banyak yang menjadi jaksa. Kami hadir di sini menawarkan program S1 dan S2 lewat RPL. Waktu tempuh kuliahnya jauh lebih singkat, karena pengalaman kerja minimal 3 tahun ke atas bisa dikonversi langsung menjadi SKS,” terang Zulkifli.

Sementara itu, Asisten Direktur IV Pascasarjana UMI, Prof. Dr. Zainuddin, S.Ag, S.H., M.H., menegaskan keunggulan mutu akademik yang dimiliki UMI. Saat ini, Program Studi Ilmu Hukum UMI mulai dari jenjang S1, S2, hingga S3 telah mengantongi akreditasi Unggul.

Selain jalur RPL, UMI juga membuka keran pendaftaran untuk kelas Reguler dan Eksekutif dengan fleksibilitas sistem perkuliahan, baik secara luring (tatap muka), daring (online), maupun metode hybrid.

“Fakultas Hukum UMI menjadi pilihan yang membanggakan. Alumni kita tersebar luas di berbagai lini strategis nasional, mulai dari Menteri Hukum, akademisi, politisi senior, hingga kepala daerah,” pungkas Prof. Zainuddin.

Bagi para jaksa, calon jaksa, serta aparatur di lingkup Kejati Sultra yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan tanpa mengganggu ritme kerja, program RPL UMI Makassar hadir sebagai solusi konkret.

Informasi resmi mengenai pendaftaran dan mekanisme konversi SKS dapat diakses melalui situs resmi PMB UMI Makassar atau dengan menghubungi langsung Koordinator RPL UMI. (*)

You may also like