Beritabersatu.com, Blitar – Inspiration Women 2026 menjadi panggung inspiratif bagi perempuan-perempuan hebat di Kota Blitar. Kegiatan yang berlangsung di CGV Cinemas Blitar Square, Rabu (6/5/2026), menghadirkan sederet sosok perempuan sukses untuk memotivasi generasi muda agar berani bermimpi dan mengambil langkah nyata dalam hidup.
Mengusung tema “Build the Life You Dare to Dream” dengan tagline “Berani Bermimpi, Ambil Aksi, dan Jadilah Inspirasi”, forum tersebut dipenuhi kisah perjuangan yang membangkitkan semangat.
Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian adalah Anik Sriati. Founder CV Cherry Blossom Indonesia itu tampil membagikan kisah hidupnya yang penuh perjuangan sebelum akhirnya mampu membawa produk kerajinan lokal menembus pasar internasional.
Di hadapan peserta, Anik mengisahkan bahwa jalan menuju titik yang ia capai saat ini sama sekali tidak mudah. Ia harus melewati berbagai kegagalan, jatuh bangun usaha, hingga masa-masa sulit yang sempat membuat bisnisnya berhenti berjalan.
“Perjalanan hidup dan usaha itu tidak selalu mulus. Ada fase gagal, jatuh, bahkan kehilangan arah. Tapi dari situ saya belajar untuk terus bangkit dan tidak menyerah,” ungkapnya.
Tak banyak yang tahu, perempuan tangguh tersebut memulai perjalanan hidupnya hanya berbekal ijazah SMA. Sebelum menjadi pengusaha ekspor, ia pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri. Pengalaman merantau itulah yang kemudian membentuk mental, wawasan, dan keberaniannya untuk membangun usaha sendiri sepulang ke Indonesia.
Ilmu serta pengalaman selama bekerja di luar negeri kemudian ia manfaatkan untuk merintis bisnis ekspor kerajinan tangan sejak 2007. Meski sempat vakum beberapa tahun, Anik memilih kembali bangkit dan memulai usahanya dari awal pada 2017.
Kini, usahanya dikenal hingga mancanegara dengan produk unggulan berupa kendang, alat musik tradisional, hingga berbagai kerajinan tangan khas Indonesia.
“Yang penting itu konsisten dan fokus pada tujuan. Anak muda sekarang jangan mudah menyerah hanya karena tantangan. Persaingan global memang berat, tapi justru itu yang harus membuat kita semakin kuat,” tuturnya.
Sebagai perempuan asal Blitar yang sukses membangun jaringan bisnis internasional, Anik juga mengajak generasi muda untuk memiliki mimpi besar dan tidak terpaku pada zona nyaman.
Menurutnya, Kota Blitar memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat bisnis dan kreativitas jika anak mudanya berani berpikir lebih luas.
“Jangan membatasi diri. Kita harus punya visi besar agar Blitar bisa dikenal lebih luas, bukan hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional bahkan internasional,” katanya.
Di akhir sesi, Anik menyampaikan pesan yang membakar semangat peserta. Ia menegaskan bahwa anak muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan bangsa lain selama mau bekerja keras dan terus belajar.
“Kita harus percaya diri. Anak Indonesia itu mampu dan bisa bersaing. Jangan pernah merasa rendah di hadapan negara lain,” pungkasnya. (Zan)