Rangkul Gen Z, Romy Soekarno-Pulung Agustanto Reses Bareng Gaungkan Transformasi Politik Modern

by Editor Muh. Asdar
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Kegiatan reses Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VI Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Romy Soekarno dan Pulung Agustanto, berlangsung hangat dan penuh dialog di Rumah Aspirasi Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Selasa (28/4/2026).

Dalam pertemuan yang dihadiri kader partai, tokoh masyarakat, serta warga setempat tersebut, isu peran generasi muda, khususnya generasi Z, menjadi sorotan utama. Keduanya menilai, masa depan demokrasi Indonesia sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif generasi ini.

Dalam kesempatan itu, Romy Soekarno menegaskan pentingnya transformasi partai politik, khususnya PDI Perjuangan, agar mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, partai harus mampu tampil lebih modern tanpa meninggalkan jati diri ideologis.

Ia menyebut, semangat untuk mengembalikan PDI Perjuangan sebagai “partainya anak muda” seperti pada sebelum era reformasi menjadi salah satu fokus utama. Namun demikian, nilai-nilai ideologi bangsa tetap harus dijunjung tinggi sebagai fondasi.

“Generasi Z harus kita rangkul, dengan menjadi partai yang modern. Tapi, harus tetap mempertahankan ideologi, karena PDI Perjuangan adalah partai yang berideologi,” tegas Romy.

Transformasi tersebut, lanjutnya, mulai diwujudkan melalui berbagai langkah konkret. Di antaranya dengan menggelar berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan generasi muda, serta memperkuat kehadiran partai di media sosial sebagai ruang interaksi baru.

“Agenda-agenda seperti ini sudah berjalan di Jakarta dan ke depan akan kita adaptasi di berbagai daerah, termasuk di Blitar. Karena sesuai instruksi Ibu Mega, kader harus terjun ke akar rumput. Di era sekarang akar rumput juga berada di media sosial,” jelasnya.

Sejalan dengan Romy, Pulung Agustanto mengungkapkan, berdasarkan proyeksi data pemilu mendatang, jumlah pemilih pemula yang didominasi generasi Z diperkirakan mencapai lebih dari 50 persen dari total pemilih. Angka ini dinilai bukan sekadar statistik, melainkan sinyal kuat perubahan arah politik nasional.

“Situasi sekarang memang seperti itu, generasi Z bukan hanya pelengkap demokrasi, tapi jadi penentu. Karena itu, pendekatan politik tidak bisa lagi pakai cara konvensional,” ujarnya.

Kegiatan reses ini juga menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung. Hal ini selaras dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, yang menekankan pentingnya kader partai untuk turun langsung ke tengah masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan disampaikan warga, mulai dari persoalan pembangunan, kesehatan hingga harapan terhadap peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono, Sekretaris DPC Supriadi, Bendahara DPC Basori, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Reses yang berlangsung interaktif ini menjadi ruang refleksi bagi partai untuk terus beradaptasi dengan dinamika sosial, terutama dalam merangkul generasi muda sebagai aktor utama demokrasi masa depan. (Zan)

You may also like