Sengketa Tanah di Kota Blitar Memanas: Pos Kampling Jadul Bendogerit Terancam Dibongkar, Warga Melawan

by Ardin
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Gelombang penolakan terhadap rencana pembongkaran Pos Kampling Jadul di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kian menguat. Warga yang tergabung dalam GERAK AKSI (Gerakan Rakyat Kampung Anti Korupsi) dengan tegas menyatakan menolak upaya pembongkaran paksa bangunan yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1960 tersebut.

Bagi warga, Pos Kampling Jadul Bendogerit bukan sekadar bangunan lama. Pos tersebut merupakan simbol sejarah kolektif masyarakat, hasil gotong royong warga, sekaligus lambang kedaulatan rakyat dalam menjaga keamanan lingkungan dan solidaritas sosial.

Pendamping warga sekaligus konsultan hukum dari Revolutionary Law Firm, Mohammad Trijanto, SH, MM, MH, menegaskan bahwa persoalan Pos Kampling tidak bisa dipandang semata sebagai sengketa administratif pertanahan. Menurutnya, kasus ini menyangkut prinsip keadilan serta penghormatan terhadap sejarah rakyat.

“Pos kampling ini sudah berdiri jauh sebelum negara menerbitkan sertifikat tanah pertama pada tahun 1995. Ketika kemudian muncul sertifikat baru yang keabsahannya dipersoalkan, tidak bisa serta-merta bangunan bersejarah milik rakyat ini digusur begitu saja,” ujar Trijanto, Sabtu (7/2/2026).

Trijanto mengungkapkan, sertifikat dan Akta Jual Beli (AJB) yang terbit pada tahun 2013 atas objek tanah tersebut patut diduga bermasalah. Bahkan, kasus ini telah dilaporkan ke Polres Kota Blitar atas dugaan pemalsuan dokumen serta tanda tangan ahli waris.

Ia juga menyoroti proses pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang baru dilakukan pada tahun 2024. Hingga kini, kata dia, sengketa tersebut belum memiliki putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Selama belum ada putusan pengadilan yang inkracht, setiap upaya pembongkaran paksa merupakan tindakan sepihak yang bertentangan dengan prinsip negara hukum,” tegasnya.

GERAK AKSI secara resmi menyampaikan enam poin pernyataan sikap. Di antaranya menolak segala bentuk pembongkaran paksa Pos Kampling Jadul Bendogerit sebelum adanya putusan pengadilan, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan praktik mafia tanah, serta meminta pemerintah daerah bersikap netral dan tidak melegitimasi tindakan yang melawan hukum.

Trijanto menegaskan, pihaknya tidak menolak pembangunan, melainkan memperjuangkan pembangunan yang berkeadilan.

“Kami bukan anti pembangunan dan bukan anti hukum. Justru kami membela hukum yang adil dan berpihak pada rakyat. Hukum tidak boleh dijadikan alat perampasan, dan pembangunan tidak boleh berdiri di atas penghapusan sejarah rakyat,” katanya.

Ia menambahkan, warga siap mematuhi keputusan pengadilan apabila proses hukum dijalankan secara jujur dan adil. Namun jika hukum diabaikan, rakyat tidak akan tinggal diam.

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia tanah. Rencana pembongkaran paksa harus dihentikan dan proses hukum wajib dihormati. Jika hukum ditegakkan, rakyat akan berdiri bersama negara. Tetapi jika hukum dikhianati, rakyat pasti melawan,” pungkasnya.

Sementara itu, Runik, salah satu warga yang mengaku menjadi korban dugaan mafia AJB, menyampaikan bahwa Pos Kampling tersebut sudah ada bahkan sebelum ayahnya membangun rumah di lokasi tersebut.

“Tahun 1995 terbit sertifikat atas nama bapak saya. Tahun 2011 saya menjual sebagian tanah seluas 219 meter persegi, tapi tidak semuanya, termasuk rumah yang saya tempati sekarang dan pos kampling itu,” ujarnya.

Runik menyebutkan, dari nilai jual Rp150 juta, dirinya baru menerima Rp133 juta dan masih kekurangan Rp17 juta. Ia juga mengaku rumahnya diratakan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Saya tidak pernah hadir saat PTSL dan tidak pernah tanda tangan. Dari uji laboratorium juga sudah dinyatakan tanda tangan itu palsu. Tapi sampai sekarang kasusnya belum ada kejelasan,” katanya.

Pernyataan sikap warga Bendogerit tersebut disampaikan pada 7 Februari 2026 sebagai bentuk perlawanan bermartabat sekaligus suara nurani kolektif masyarakat terhadap dugaan praktik mafia tanah di wilayah mereka. (Zan)

You may also like

Bocoran Rtp Live Terbaru 2026 Pola Permainan Yang Banyak Dibahas Pemain Berpengalaman Analisis Rtp Live 2026 Strategi Sederhana Yang Bikin Pemain Lebih Percaya Diri Tren Rtp Live Terbaru 2026 Kenapa Banyak Pemain Mulai Ubah Pola Bermain Update Rtp Live 2026 Pola Unik Yang Disebut Lebih Efektif Dari Sebelumnya Rahasia Rtp Live 2026 Yang Mulai Terbongkar Di Kalangan Komunitas Pemain Rtp Live Terbaru 2026 Ini Alasan Pola Permainan Berubah Drastis Bocoran Data Rtp Live 2026 Analisis Yang Bikin Banyak Pemain Terkejut Strategi Rtp Live 2026 Yang Disebut Lebih Praktis Dan Tidak Ribet Fenomena Rtp Live 2026 Pola Bermain Yang Mulai Viral Di Forum Online Rtp Live 2026 Terbaru Kenapa Banyak Pemain Mengaku Lebih Mudah Menang Bocoran Pola Rtp Live 2026 Yang Mulai Dilirik Pemain Profesional Analisis Terbaru Rtp Live 2026 Pola Yang Dianggap Lebih Stabil Rtp Live 2026 Dan Perubahan Algoritma Yang Jarang Diketahui Pemain Tren Baru Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Lebih Santai Dan Efektif Bocoran Rtp Live 2026 Yang Disebut Bisa Mengurangi Resiko Kerugian Rtp Live Terupdate 2026 Pola Main Yang Banyak Dibahas Di Komunitas Analisa Rtp Live 2026 Kenapa Pola Sederhana Justru Lebih Diminati Strategi Rtp Live 2026 Versi Terbaru Yang Dinilai Lebih Mudah Diterapkan Rtp Live 2026 Dan Perubahan Tren Permainan Di Awal Tahun Bocoran Rtp Live 2026 Pola Bermain Yang Mulai Ramai Dicari Update Rtp Live 2026 Ini Pola Yang Sering Muncul Di Waktu Tertentu Rtp Live 2026 Terbaru Pemain Mulai Beralih Ke Strategi Lebih Sederhana Analisis Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Mulai Terlihat Konsisten Bocoran Rtp Live 2026 Dari Pemain Lama Yang Kembali Viral Rtp Live 2026 Dan Pola Baru Yang Bikin Permainan Lebih Terarah Tren Rtp Live 2026 Yang Bikin Banyak Pemain Mulai Mengubah Strategi Rtp Live 2026 Terkini Pola Bermain Yang Disebut Lebih Efisien Bocoran Terbaru Rtp Live 2026 Kenapa Pola Ini Mulai Sering Digunakan Analisa Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Makin Populer Di 2026 Rtp Live 2026 Dan Rahasia Pola Main Yang Banyak Dibicarakan Pemain