Beritabersatu.com, Blitar – Perum Jasa Tirta I kembali melaksanakan kegiatan flushing atau penggelontoran sedimen di Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo mulai 18 hingga 23 Mei 2026. Kegiatan pemeliharaan rutin tersebut dilakukan guna menjaga performa infrastruktur sumber daya air sekaligus mempertahankan kapasitas tampungan waduk agar tetap optimal.
Flushing menjadi langkah penting dalam pengendalian sedimentasi yang selama ini memengaruhi fungsi waduk. Selain berdampak pada pengelolaan air, kegiatan ini juga berperan dalam mendukung keberlangsungan operasional pembangkit listrik tenaga air serta distribusi air irigasi di wilayah hilir Sungai Brantas.
Perum Jasa Tirta I memastikan seluruh persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor telah dilakukan sebelum pelaksanaan dimulai. Sejumlah rapat koordinasi bersama pemerintah daerah, stakeholder, hingga masyarakat terdampak telah digelar sejak April 2026.
Sebagai bagian dari antisipasi dampak terhadap sektor pertanian, PJT I juga telah melakukan koordinasi dengan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) wilayah Blitar dan Tulungagung terkait pengaturan tata air selama flushing berlangsung.
Kepala Sub Divisi PSDA Brantas 1 Perum Jasa Tirta I, Arief Satria Marsudi, mengatakan kegiatan flushing merupakan agenda strategis tahunan yang memiliki dampak besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di kawasan Brantas.
Menurutnya, flushing tidak hanya bertujuan mengurangi sedimentasi waduk, tetapi juga menjaga keberlangsungan fungsi PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo, hingga PLTM Lodagung yang selama ini menopang kebutuhan energi dan irigasi masyarakat.
“Melalui koordinasi intensif bersama masyarakat dan stakeholder terkait, kami ingin memastikan seluruh kebutuhan tata air masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dalam skenario operasional flushing,” ujar Arief.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena debit air Sungai Brantas diperkirakan mengalami peningkatan dengan kondisi arus lebih deras dan air lebih keruh, terutama di wilayah hilir Waduk Wlingi dan Lodoyo.
Untuk mendukung keamanan pelaksanaan, akses jalan lintas Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo akan ditutup sementara selama flushing berlangsung.
PJT I mengimbau warga di wilayah Blitar, Tulungagung, dan Kediri agar tidak melakukan aktivitas di sekitar aliran Sungai Brantas, termasuk memancing, mandi, maupun beraktivitas di bantaran sungai.
Imbauan tersebut disampaikan demi mencegah potensi risiko kecelakaan akibat perubahan debit air selama proses penggelontoran sedimen berlangsung.(zan)