BERITABERSATU.COM, JAKARTA — Menjelang peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang jatuh pada 6 April 2026, Pemerintah Kabupaten Bone menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).
Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, bersama rombongan pemerintah daerah. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada Raja Bone ke-XXXI, Lapawawoi Karaeng Sigeri, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan HJB ke-696.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, mencerminkan penghargaan atas sejarah panjang Kabupaten Bone yang sarat nilai perjuangan, kepemimpinan, serta kearifan lokal yang diwariskan para pendahulu.
Mengusung tema “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”, peringatan HJB tahun ini dimaknai sebagai ajakan untuk mempererat persatuan, saling menopang, serta menguatkan demi kemajuan daerah. Tema tersebut tidak hanya menjadi simbol seremonial, tetapi juga pedoman dalam kehidupan sosial masyarakat Bone.
Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan bahwa ziarah ini merupakan agenda tahunan yang memiliki nilai historis dan emosional bagi masyarakat Bone, sebagai bentuk penghormatan kepada para raja dan tokoh yang telah berjasa, khususnya pada masa perjuangan melawan penjajahan.
“Peringatan Hari Jadi Bone ke-696 merupakan momentum untuk kembali menguatkan jalinan silaturahmi, termasuk mempertahankan nuansa kebersamaan dengan mengenang jasa para pahlawan kita melalui ziarah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Bone, baik yang berada di Sulawesi Selatan maupun di perantauan, untuk terus menjaga persatuan dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran kepala dinas Pemerintah Kabupaten Bone, tokoh masyarakat, serta warga Bone dari berbagai daerah, termasuk yang datang dari luar negeri.
Melalui ziarah ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian para raja Bone, khususnya Raja Bone ke-31, dapat terus dihidupkan dan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dalam membangun daerah.
Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Bone, baik di dalam maupun di luar daerah.
Ziarah makam ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 Tahun 2026, sekaligus momentum untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan, keberanian, dan semangat persatuan dalam mendorong kemajuan Kabupaten Bone ke depan.
Laporan : Suparman Warium