BERITABERSATU.COM, SINJAI — Mengeluarkan jurus langkah seribu saat panik ternyata tak selamanya membawa keberuntungan. Seorang pemuda berinisial MF (21) justru harus gigit jari setelah aksi melarikan dirinya malah berujung apes. Niat hati ingin lolos dari kejaran warga, ia justru meninggalkan jejak krusial di lokasi kejadian.
Peristiwa ini bermula saat MF nekat beraksi di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Tak tanggung-tanggung, pemuda ini tercatat sudah dua kali melancarkan aksi pencurian rempah-rempah yang meresahkan warga sekitar.
Pada aksi pertamanya di akhir September 2026, MF sukses menggasak cengkeh hasil panen seberat 30 kilogram dengan total kerugian korban mencapai Rp4 juta. Merasa di atas angin, ia kembali mencoba peruntungannya pada Sabtu (3/10/2026) dengan menyelinap lewat pintu belakang rumah warga.
Apesnya, pemilik rumah keburu sadar dan langsung berteriak histeris. Kaget bukan main, MF langsung pasang jurus langkah seribu dan ngacir terbirit-birit karena dikejar korban. Saking paniknya saat berlari, ia sampai tak sadar meninggalkan baju dan sepasang sandalnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sandal yang tertinggal itulah yang menjadi “pintu masuk” bagi Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Sinjai. Berbekal petunjuk sederhana tersebut, polisi dengan cepat menelusuri jejak pelaku hingga akhirnya berhasil menemukan tempat persembunyian MF di Dusun Toribi, Desa Kalobba.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Adi Asrul, membenarkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari barang bukti sepele yang ditinggalkan pelaku saat kabur.
“Di TKP kami menemukan barang-barang pelaku yang digunakan saat beraksi. Itulah yang kami selidiki hingga berhasil mengungkap pelaku ini,” ujar Iptu Adi Asrul, Senin (5/10/2026).
Kini, MF hanya bisa meratapi nasibnya di balik sel tahanan Polres Sinjai. Polisi juga masih terus melakukan pengembangan untuk mengejar rekan pelaku yang diduga ikut terlibat dalam aksi pencurian tersebut.