BERITABERSATU.COM,Pemalang – Bank BRI Cabang Pemalang menyerahkan empat unit mesin perahu sekaligus bantuan dana klaster usaha senilai Rp23 juta kepada Kelompok Nelayan Lombang Jaya, Rabu (26/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pgs Pemimpin BRI Cabang Pemalang, Aditya Hutama Putra, di pangkalan nelayan wilayah Tanjungsari, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.
Bukan sekadar bantuan peralatan, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Aditya mengatakan, mesin perahu yang diberikan diharapkan mampu membuat aktivitas melaut para nelayan menjadi lebih efektif.
Ia mengungkapkan, dengan sarana yang lebih memadai, nelayan diharapkan bisa memperluas jangkauan melaut, memangkas waktu perjalanan, sekaligus meningkatkan peluang mendapatkan hasil tangkapan.
“Kami dari BRI Cabang Pemalang berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung kemajuan masyarakat, termasuk para nelayan di wilayah pesisir,” ujar Aditya.
Menurutnya, bantuan tersebut harus dikelola secara bertanggung jawab agar manfaatnya tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi mampu menopang keberlangsungan usaha para anggota kelompok.
“Semoga empat mesin perahu dan dana Rp23 juta ini dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga memberi manfaat berkelanjutan bagi nelayan Lombang Jaya,” katanya.
Aditya berharap bantuan itu menjadi pemantik bagi nelayan untuk semakin mandiri dan produktif. Penguatan kelompok usaha, kata dia, diharapkan ikut membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga nelayan.
“Harapannya, dukungan ini bisa mendorong kemandirian, meningkatkan produktivitas nelayan, sekaligus memperkuat ekonomi kelompok agar terus berkembang,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Lombang Jaya menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia mengapresiasi perhatian BRI yang dinilai memberikan dukungan langsung terhadap kebutuhan nelayan di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI Cabang Pemalang atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Ia memastikan seluruh bantuan akan dijaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan anggota kelompok.
“Kami akan menjaga dan mengelola bantuan ini dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anggota,” tegasnya.(*)