Anggota Polres Bone Terlibat Kecelakaan, Balita 4 Tahun Meninggal Dunia

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, BONE – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang anggota Polres Bone terjadi di perempatan Jalan Ahmad Yani–Jalan Besse Kajuara, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan seorang balita berinisial GN (4) meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa itu melibatkan sebuah mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan anggota Polres Bone berinisial Ipda MA (49) dengan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai MS (19). Saat kejadian, MS membonceng Herniati (45) dan balita GN.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan sejumlah saksi, sepeda motor korban sempat berhenti di persimpangan karena hendak melintas. Pada saat bersamaan, mobil Daihatsu Xenia yang melaju dari arah yang sama diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak dapat berhenti dan menabrak bagian belakang sepeda motor.

Akibat benturan tersebut, GN mengalami luka lecet pada alis kanan, pinggang sebelah kiri, punggung, serta cedera serius di bagian belakang kepala. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa balita berusia empat tahun itu tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, pengemudi mobil, pengendara sepeda motor, dan Herniati dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Bone, Ipda Chandra Wijaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kronologi awal kecelakaan diperoleh dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi di lokasi kejadian.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, sepeda motor korban berhenti di persimpangan. Mobil yang datang dari arah belakang diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor. Dugaan tersebut masih didalami melalui proses penyelidikan,” kata Ipda Chandra Wijaya dalam keterangan tertulis yang diterima Beritabersatu.com.

Usai menerima laporan, personel Satlantas Polres Bone langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, membuat sketsa lokasi, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Karena pengemudi mobil merupakan anggota Polri, Satlantas Polres Bone turut berkoordinasi dengan Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bone guna memastikan seluruh proses penanganan perkara berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Setelah insiden terjadi, Ipda MA diketahui langsung menuju Mapolres Bone.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Bone. Polisi menegaskan penyelidikan terus dilakukan, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi teknis kendaraan dan faktor-faktor lain yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut secara profesional dan transparan.

Laporan : Suparman Warium

You may also like