Wakil Wali Kota Blitar Dukung Evaluasi MBG: Optimalisasi Jalan Terus, Jangan Dihentikan

by Editor Muh. Asdar
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menyatakan dukungannya terhadap langkah evaluasi menyeluruh pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa evaluasi tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan program, bukan sebagai alasan untuk menghentikan program nasional yang telah membawa dampak positif bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Elim secara langsung saat menemui massa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Blitar pada Senin (29/6/2026), selepas dirinya menghadiri rapat paripurna.

Dalam dialognya bersama para demonstran, Elim memberikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berlangsung dengan tertib. Ia menegaskan bahwa menyuarakan pendapat adalah hak konstitusional warga negara, dan setiap masukan yang masuk akan dijadikan bahan pertimbangan penting bagi pemerintah daerah.

Merespons tuntutan terkait program makan gratis, Elim sepakat bahwa perbaikan regulasi dan teknis di lapangan sangat diperlukan agar program tepat sasaran. Namun, ia menekankan bahwa program besutan Presiden Prabowo Subianto ini wajib dipertahankan karena urgensinya yang tinggi bagi masyarakat bawah.

“Kami sangat setuju terkait evaluasi Program MBG, namun bukan berarti menutup program tersebut. Program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto ini sangat berdampak baik bagi anak-anak serta ibu hamil,” ujar Elim.

Lebih lanjut, Elim mengajak seluruh lapisan masyarakat Blitar untuk ikut aktif mengawasi jalannya Program MBG. Partisipasi publik dinilai penting agar misi besar dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat bisa berjalan mulus.

Sebagai bukti konkret, Elim membeberkan bahwa kehadiran program ini sukses menekan angka tengkes (stunting) di Kota Blitar secara masif. Capaian ini diakui sangat meringankan beban fiskal daerah yang saat ini sedang mengalami pengetatan anggaran.

“Buktinya, angka stunting di Kota Blitar turun drastis. Ini sangat membantu kami di pemerintahan saat pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran. Jika tidak ada Program MBG, kami akan sangat lemah dalam upaya percepatan penanganan stunting,” katanya.

Di akhir penjelasannya, Elim menegaskan komitmen Pemerintah Kota Blitar untuk terus mengawal ketat implementasi Program MBG sebagai agenda prioritas nasional. Sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga diharapkan mampu memastikan bahwa distribusi manfaat gizi ini benar-benar menyasar anak-anak, ibu hamil, serta kelompok rentan lainnya. (Zan)

 

You may also like