SINJAI, BB — Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Ketahanan Pangan mendapat alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 240 juta untuk pengembangan program P2L.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai, Hj. Marwatiah. Ia mengatakan anggaran dari DAK untuk program P2L bagi 8 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Sinjai.
” Jadi 8 KWT ini tersebar di 8 kecamatan kecuali kecamatan Pulau Sembilan. Tahun lalu mereka juga dapat bantuan dan tahun ini adalah pengembangan dari program tersebut ” katanya, Senin (6/6/2022).
Marwatiah menuturkan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari program tahun lalu, dimana tahun ini masing-masing KWT akan mendapatkan bantuan sekitar Rp30 juta.
” Kegiatan tersebut berupa pemanfaatan pekarangan dengan aneka jenis tanaman, sayuran, buah buahan, kolam ikan atau ternak” imbuh dia.
Adapun tujuan program ini untuk meningkatkan ketersediaan dan pemanfaatan pangan untuk rumah tangga serta untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui penyediaan pangan yang berorientasi pasar.
Ini merupakan program Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai pada tahun ini yang memiliki berbagai program strategis dalam upaya menjamin ketersediaan pangan untuk masyarakat.
Selain pembangunan lumbung pangan di Desa Lamatti Riattang dan di Desa Gareccing, kegiatan lain yang dilaksanakan adalah berupa program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). (*)