PAREPARE — Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare menyerukan agar fungsi trotoar jangan disalahgunakan. Peruntukan trotoar bagi pengguna jalan bukan untuk berjualan.
Mengembalikan fungsi trotoar dan mewujudkan green transportation ini menjadi salah satu bahasan serius dalam rapat kerja FKH di Bappeda Parepare, Selasa, 7 Agustus 2018.
Ketua FKH Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin mengatakan, penyelamatan trotoar dan mengembalikan kepada fungsinya untuk mewujudkan green transportation menjadi salah satu perjuangan FKH. Di samping program-program lainnya yang bersentuhan dengan lingkungan hidup.
“Segera kita agendakan rapat bersama pihak-pihak terkait seperti Satpol PP, sebagai penegak Perda, untuk mengambil langkah-langkah penyelamatan trotoar dan mewujudkan green transportation,” kata Bakhtiar.
Menurut Bakhtiar, selama beberapa bulan ini FKH bukan tanpa aksi, hanya tidak melakukan yang bersifat seremonial karena bertepatan momen Pilkada.
“Namun yang bersifat perhatian terhadap lingkungan tetap kita suarakan. Seperti masalah dokumen Amdal di IAIN Parepare dan green transportation,” lanjut Bakhtiar.
Agenda terdekat FKH adalah menggelar seminar tentang lingkungan hidup pengganti festival hijau yang ditiadakan tahun ini.
“Fokus kita tetap pada program pengembangan kota hijau atau P2KH. Paling tidak delapan atribut kota hijau harus kita sentuh hingga 2025 mendatang,” papar Bakhtiar.
Sementara Kepala Bidang Praswil Bappeda Parepare, Zulkarnain menantang FKH tidak hanya menyusun program satu tahunan tapi menyusun hingga lima tahunan. Karena saat ini Pemkot Parepare tengah menyusun Renstra rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
“Jadi FKH bukan hanya payung untuk masyarakat pemerhati lingkungan hidup, tapi juga bagian-bagian kecil segmen kehidupan,” ujar Zulkarnain.
Hanya saja kata dia, dalam menggiatkan aksi peduli lingkungan hidup ini dibutuhkan peran stakeholder seperti BUMN dan swasta, bukan pemerintah semata.
“Jangan hanya pemerintah, tapi juga BUMN, swasta, dan stakeholder lainnya bisa berkontribusi memberi perhatian terhadap lingkungan hidup,” harap Zulkarnain. (Udin)
Editor : Supardi