SINJAI — Kembali warga Turungan Baji kecamatan Sinjai Barat, kabupaten Sinjai, geram atas tindakan orang tak dikenal membakar dan menghilangkan spanduk yang baru saja kemarin, Selasa, (5/6) dipasangnya di jalan Balabbara.
Spanduk yang bertuliskan “Warga Menolak Perampasan Lahan Atas Nama Pembangunan Jalan” dan “Pengalihan Jalan Poros Adalah Harga Mati Bagi Kami” ini dibakar dan satunya lagi dihilangkan tanpa jejak. Rabu, (6/6/18).
Nuralamsyah mengaku, bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk premanisme.
“Ini sudah kedua kalinya spanduk penolakan kami dibakar dan dihilangkan oleh orang tak dikenal. Dan pihak berwajib harus mengambil tindakan, karena ini juga bentuk tindakan premanisme” tegas Nuralamsyah.
Sebelumnya juga diberitakanan, pada Senin (07/5/2018). warga Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, juga geram lantaran spanduk penolakan pengalihan jalan poros yang dipasang di Jalan Balabbara tiba-tiba hangus usai dibakar.