BERITABERSATU.COM, SINJAI — Aksi nekat dua pemuda di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, akhirnya terhenti di tangan kepolisian. Tim URC Resmob Satuan Reskrim Polres Sinjai bergerak cepat mengamankan dua terduga pelaku pencurian berinisial MK (25) dan H (24) pada Jumat malam (09/10/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.
Proses penangkapan yang berlangsung di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara ini berawal dari dua Laporan Polisi yang masuk ke SPKT Polres Sinjai.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang kehilangan sepeda motor Honda Vario di halaman Masjid Nur Balangnipa pada Jumat subuh. Tak hanya itu, laporan terkait pencurian barang dagangan di kawasan PPI Lappa juga turut masuk ke kepolisian.
Berdasarkan hasil interogasi awal, MK mengakui telah mengembat sepeda motor milik korban yang terparkir di samping masjid. Pelaku melancarkan aksinya dengan mudah karena kunci motor korban masih terpasang.
Selain sepeda motor, kedua pelaku juga mengakui keterlibatan mereka dalam pencurian barang-barang rumah tangga hingga tabung gas elpiji 3 kg. Hasil kejahatan tersebut rencananya dijual untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan membayar utang.
Dari tangan kedua terduga pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna putih-violet (Nopol DW 2554 DG) beserta kuncinya, Pakaian dan alas kaki yang digunakan pelaku saat beraksi, 1 bilah senjata tajam jenis badik beserta sarungnya milik MK.
Selain itu, Polisi juga mengamankan Peralatan dugaan penyalahgunaan narkotika, berupa 2 buah alat isap (bong), 3 buah kaca pirek, timbangan digital, plastik sachet, serta beberapa korek api gas.
“Saat ini kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Sinjai untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres Sinjai mewakili Kapolres Sinjai. Tim Resmob juga masih terus menelusuri sisa barang bukti lainnya.
Menanggapi kejadian ini, pihak Polres Sinjai mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta lebih teliti saat memarkir kendaraan dan memastikan kunci kontak tidak tertinggal di motor agar tidak memancing aksi kejahatan serupa. (**)