Beritabersatu.com, Blitar – Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim, menegaskan pentingnya membangun harmonisasi yang kuat antara pihak legislatif dan eksekutif. Langkah ini dinilai krusial untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good governance), sekaligus menyukseskan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar di tengah tantangan global saat ini.
Menurut Syahrul, momentum hari jadi Kota Blitar yang telah menginjak usia 120 tahun harus dijadikan pijakan penting untuk evaluasi dan refleksi diri. Ia menuntut adanya peningkatan kinerja yang nyata dari seluruh elemen pemerintahan seiring dengan matangnya usia kota tersebut.
”Sebagai mitra dan stabilisator roda pemerintahan, DPRD Kota Blitar akan terus mendorong pemerintah daerah untuk semakin maju. Pelayanan harus lebih maksimal sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujar Syahrul Alim.
Menyikapi dinamika geopolitik internasional yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional serta kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Syahrul melihatnya bukan sebagai hambatan, melainkan sebagai momentum. Ia mendesak Pemkot Blitar untuk memperketat efektivitas dan efisiensi program pembangunan. Pihaknya akan terus mengawal agar setiap rupiah dari anggaran daerah tetap tepat guna dan memberikan dampak kesejahteraan yang instan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Ketua DPRD ini mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Blitar untuk mengobarkan semangat sengkuyung (kebersamaan) dan gotong royong.
”Dengan kebersamaan dan perencanaan program yang bijak, kami optimistis kinerja pemerintah akan semakin meningkat meski di tengah keterbatasan anggaran,” imbuhnya.
Menutup pernyataannya, Syahrul juga mengingatkan pentingnya nilai historis Kota Blitar sebagai tempat bersemayamnya Bung Karno di Kelurahan Bendogerit. Ia berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat meneladani ajaran-ajaran serta semangat patriotik Sang Proklamator dalam melayani masyarakat.(zan)