BERITABERSATU.COM, MAKASSAR – Kabupaten Sinjai mencatatkan prestasi gemilang di awal tahun 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan resmi merilis data ekonomi terbaru yang menempatkan Kabupaten Sinjai sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada triwulan pertama tahun 2026, yakni menyentuh angka 11,14 persen.
Kabar membanggakan ini diumumkan di sela-sela agenda strategis pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (10/6/2026).
Berdasarkan data BPS Sulsel, Sinjai berhasil mengungguli kabupaten/kota lainnya di Bumi Celebes. Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Kepulauan Selayar dengan pertumbuhan 9,83 persen, diikuti oleh Kabupaten Maros (9,54 persen) dan Kabupaten Pangkep (9,47 persen).
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia menegaskan bahwa angka 11,14 persen bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan wujud nyata dari sinergi kolektif antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah puncak prestasi pembangunan ekonomi kita di awal tahun 2026. Ini adalah bukti nyata kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat Sinjai,” ujar Bupati perempuan pertama di Sinjai tersebut.
Ia menambahkan bahwa komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mendorong sektor-sektor produktif menjadi mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.
Meski mencatatkan rekor tertinggi, Hj. Ratnawati Arif enggan jemawa. Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan justru terletak pada bagaimana mempertahankan konsistensi pertumbuhan tersebut agar tetap stabil dan berkelanjutan.
“Kita tidak boleh berpuas diri. Rekor ini harus menjadi pelecut semangat untuk terus berbenah. Ke depan, capaian ini akan terus kita dorong, pertahankan, dan tingkatkan agar dampak positifnya semakin luas dan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Sinjai,” tegasnya.
Pencapaian ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah yang lebih tangguh, serta menjadi stimulus bagi sektor UMKM dan investasi di Kabupaten Sinjai untuk terus berkembang di sepanjang tahun 2026. (Ads)