Banjarnegara, Beritabersatu.com – SMK Negeri 1 Susukan menjadi salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Banjarnegara yang berkomitmen melestarikan warisan budaya leluhur.
Melalui jurusan Kriya Kreatif Batik dan Tekstil, sekolah ini menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga bangga akan identitas bangsa.
Kepala SMKN 1 Susukan, Mohammad Mumfasil, menuturkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam melestarikan kekayaan budaya seperti batik agar tidak luntur ditelan zaman.
”Tujuannya agar siswa bisa menjaga dan melestarikan budaya batik yang menjadi kebanggaan kita. Kami ingin batik bukan sekadar warisan, tapi juga peluang karier di industri kreatif,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, batik yang dihasilkan oleh para siswa salah satunya adalah batik tulis yang dikerjakan secara manual tanpa mesin. Karena prosesnya yang detail, satu lembar kain batik memerlukan waktu pengerjaan sekitar dua minggu.
Untuk kualitas karya siswa ini terbukti telah menjangkau pembeli dari luar daerah, seperti Yogyakarta dan Pekalongan. Selain motif Nusantara, para siswa juga mengangkat kearifan lokal Banjarnegara seperti motif Dawet Ayu.
Mumfasil menyatakan, SMKN 1 Susukan menjadi satu-satunya SMK yang memiliki jurusan membatik di Kabupaten Banjarnegara. SMKN 1 Susukan juga memiliki tiga jurusan lainnya, yakni Teknik Ototronik, Teknik Komputer dan Jaringan, Desain Interior dan Teknik Furnitur.
“Dari total 650 siswa di sekolah, Saat ini terdapat 108 siswa yang menekuni jurusan Kriya Kreatif Batik dan Tekstil ,” terangnya.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana saat mengunjungi SMKN 1 Susukan memberikan apresiasi adanya jurusan Kriya Kreatif Batik dan Tekstil. Bupati menilai kehadiran jurusan ini merupakan langkah luar biasa sebagai upaya menjaga kekayaan budaya daerah.
Ia juga menambahkan, batik dari wilayah Susukan kini juga telah menjadi identitas daerah. “Satu-satunya SMK yang memiliki jurusan membatik adalah SMK Negeri 1 Susukan. Jadi ini sangat luar biasa untuk melestarikan budaya, terutama di Kecamatan Susukan ini, di Gumelem yang batiknya juga sudah menjadi ciri khas Banjarnegara. ” ujarnya
(Arief/Beritabersatu.com)