BANJARNEGARA, BERITABERSATU – Menghadapi masa mudik dan libur Hari Raya Idulfitri 1447 H, RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara menyatakan kesiapannya untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal bagi masyarakat.
Meski terdapat jadwal cuti bersama, pihak rumah sakit memastikan layanan kegawatdaruratan tetap beroperasi penuh selama 24 jam.
Direktur RSUD Hj. Anna Lasmanah, dr. Eri Rosita, menegaskan bahwa manajemen telah melakukan pemetaan SDM secara teliti untuk mengisi setiap sif tugas tanpa ada kekosongan.
“SDM kita insyaallah sudah dijadwal dengan teliti supaya tidak ada yang kosong di sif-sif tersebut. Pelayanan kami tetap siap 7×24 jam,” ujar dr. Eri saat memberikan keterangan terkait kesiapsiagaan lebaran kepada Media.
Mengingat layanan Rawat Jalan (Poliklinik) akan tutup sementara pada tanggal 19 hingga 23 April, RSUD telah menambah “amunisi” di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan pasien yang biasanya beralih ke IGD saat poliklinik tutup.dr. Eri juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sistem Triase yang akan diterapkan secara ketat.
Ia menjelaskan bahwa pasien kategori Kuning (Gawat tidak darurat) dan Merah (Gawat darurat) akan diprioritaskan untuk penanganan segera.
“Masyarakat harus mengerti jika terjadi antrean, pasien kategori hijau (tidak gawat tidak darurat) mungkin harus menunggu sampai kategori kuning dan merah tertangani. Kami siapkan ruang tunggu lebih luas agar tetap nyaman,” tqmbahnya.
Selain IGD, Instalasi Bedah Sentral (IBS) juga disiagakan untuk menangani kasus kegawatdaruratan seperti kecelakaan lalu lintas.
Dokter spesialis disiagakan dalam sistem on-call, sementara perawat dan petugas anestesi tetap siap di lokasi.Untuk layanan rutin seperti Cuci Darah (Hemodialisa), RSUD menjamin pasien tetap mendapatkan haknya. Layanan hanya akan libur pada hari H lebaran dan langsung dialihkan ke hari sebelum atau sesudahnya pada minggu yang sama, sehingga jadwal rutin dua kali seminggu tetap terpenuhi.
RSUD juga memberikan rincian jadwal operasional Poliklinik RSUD Hj. Anna Lasmanah selama masa lebaran yaitu 18 April Poli tetap BUKA (meski hari pertama cuti bersama).
Kemudian 19 – 23 April, Poli TUTUP (Layanan beralih ke IGD). Kemudian 24 April, Poli BUKA kembali (Pelayanan terbatas). Dan pada 25 April , Pelayanan kembali BUKA PENUH.
Eri menambahkan, RSUD juga telah menyiapkan 8 unit ambulans yang sudah dicek kelengkapannya, baik untuk kebutuhan rujukan maupun siaga (standby).
Selain itu, rumah sakit juga menyiagakan posko kesehatan di Alun-alun Banjarnegara sebagai bagian dari mitigasi wilayah.
Terkait isu penonaktifan BPJS PBI, dr. Eri menyatakan pihak rumah sakit tetap akan melayani pasien sambil berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan melalui petugas PIC yang telah ditunjuk.
“Sejauh ini ada sekitar lima pasien per hari yang status BPJS-nya nonaktif. Kami akan segera laporkan agar segera diaktifkan kembali, sehingga pasien tetap terjamin keselamatannya,” jelasnya.
Di luar kasus kecelakaan, RSUD juga mewaspadai ancaman penyakit Malaria, terutama bagi pemudik yang datang dari daerah endemis. Prosedur surveilans mitigasi akan diterapkan ketat dengan melakukan pengambilan sampel darah bagi pasien dengan gejala dari wilayah tersebut untuk mencegah penyebaran lokal.
“Harapan kami masyarakat sudah memiliki penjamin kesehatan seperti BPJS agar saat terjadi kegawatdaruratan tidak lagi bingung. Intinya, RSUD Hj. Anna Lasmanah siap melayani tanpa masa transisi selama lebaran ini,” kata Eri.
(arief)