Beritabersatu.com, Blitar – Senja mulai turun di Dusun Poluwan, Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Minggu (8/3/2026). Di halaman Rumah Aspirasi, ratusan warga tampak berkumpul. Warga duduk dan berbincang hangat menunggu waktu berbuka puasa. Suasana Ramadan terasa begitu akrab dan penuh kebersamaan.
Di tengah keramaian itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Supriadi yang akrab disapa Kuwat, menyambut warga satu per satu. Bagi Kuwat, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang silaturahmi antara kader partai dan masyarakat.
Sore itu, kegiatan dikemas dalam bentuk silaturahmi Ramadan dan buka puasa bersama warga. Namun ada hal lain yang turut menjadi bagian penting dari pertemuan tersebut, yakni pembagian bingkisan Lebaran bagi masyarakat.
Bingkisan tersebut merupakan bantuan dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Muhammad Said Abdullah, yang disalurkan kepada warga melalui kegiatan tersebut.
“Acara kemarin kita kemas sebagai silaturahmi dan buka bersama masyarakat, sekaligus pembagian bingkisan sembako bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar,” ujar Kuwat.
Antusiasme warga terlihat jelas. Dari ratusan undangan yang disebar, hampir semuanya hadir. Warga berdatangan sejak sore untuk mengikuti rangkaian acara hingga waktu berbuka tiba.
Menurut Kuwat, tingkat kehadiran warga bahkan mencapai sekitar 98 persen dari total undangan yang disebar.
“Kalau melihat tingkat kehadiran kemarin, antusias masyarakat sangat tinggi. Dari undangan yang kita sebar hampir semuanya hadir. Kisaran ada sekitar 350 sampai 400 orang,” katanya.
Bagi Kuwat, kegiatan berbagi di bulan Ramadan bukan semata soal bantuan materi. Ia menilai yang lebih penting adalah semangat kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan cukup berat oleh sebagian warga.
“Di bulan suci Ramadan ini kami sangat senang bisa berbagi dengan masyarakat. Bingkisan ini mungkin tidak bisa dinilai dari nominalnya, tetapi ada semangat dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur untuk ikut meringankan beban masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen kader partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kader PDI Perjuangan mendapat arahan agar terus menjaga kedekatan dengan rakyat.
“Memang ada instruksi dari pimpinan partai agar kader-kader partai selalu dekat dengan masyarakat. Di suasana ekonomi yang sulit ini, kami ingin menunjukkan bahwa partai hadir untuk membantu masyarakat,” ujar Kuwat.
Ketika azan magrib akhirnya berkumandang, suasana yang sejak sore terasa hangat berubah menjadi lebih khidmat. Warga dan para kader partai berbuka puasa bersama, menandai sebuah pertemuan sederhana yang penuh makna: berbagi, bersilaturahmi, dan mempererat hubungan di bulan yang penuh berkah.(zan)