Ketua Umum IMM Kabupaten Bulukumba, Agus Salim.
Beritabersatu.com, Bulukumba – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bulukumba meminta kepada Bupati, Andi Muchtar Ali Yusuf agar mencopot Kepala Dinas Pendidikan.
Hal ini disuarakan IMM sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Dinas Pendidikan yang dianggap gagal dalam mengelola perbaikan dalam sektor pendidikan.
Olehnya itu, para mahasiswa ini berharap agar Bupati Bulukumba di periode keduanya mengambil langkah tegas dengan mencopot dan menonjobkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba.
Ketua Umum IMM Bulukumba, Agus Salim menyampaikan bahwa pendidikan adalah benteng utama bagi generasi penerus. Namun, selama ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba terus menjadi sorotan dan bahan kritikan, terutama dalam pengelolaan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024. Selain itu, lemahnya pengawasan terhadap program makan bergizi yang dicanangkan oleh Bapak Presiden.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bulukumba tidak kekurangan sumber daya manusia yang cerdas dan kompeten.
“Dunia pendidikan di Bulukumba membutuhkan pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sektor pendidikan, bukan sekadar mencari keuntungan pribadi dari jabatan yang diembang” katanya.
Lanjut dia, masyarakat Bulukumba mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Namun, sektor yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat luas harus dipimpin oleh sosok yang benar-benar peduli terhadap kepentingan publik. Oleh karena itu, pergantian Kepala Dinas Pendidikan dianggap sebagai langkah awal menuju perubahan yang lebih baik dalam dunia pendidikan di Bulukumba.
Pernyataan ini menjadi sorotan di tengah harapan masyarakat agar dunia pendidikan di Bulukumba mengalami perbaikan signifikan. Kini, bola berada di tangan Bupati Bulukumba untuk menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan oleh Ketua Umum IMM Bulukumba. (**)
1 comment
Kondisi suatu persoalan orang luar taunya sebatas dia mengetahui informasi. Pernahkah kondisi pengelolaan DAK dikonfirmasi langsung KE PPTKnya atau faham KA dia(IMM) Bahwa pengelola Makan gratis dananya lewat dandim? mereka tidak faham mekanisme. Cuma dengar berita berseliweran diluar sana
Comments are closed.