Beritabersatu.com, Jombang – Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan memantau langsung arus lalu lintas pada H+4 lebaran Idulfitri di Jombang, Jawa Timur, Kamis (3/4/2025), sore.
Di antaranya di pintu keluar tol bandar dan jalan raya Bandarkedungmulyo yang sebelumnya jalur tersebut sempat mengalami kepadatan arus lalu lintas.
Arus lalu lintas di jalur mudik di Bandarkedungmulyo tersebut sempat padat kendaraan lantaran adanya penyempitan jalan dan lintasan kereta api.
Terpantau, lokasi yang sering terjadi kemacetan itu terlihat tidak ada kemacetan, kondisi arus padat lancar. Ardi bersama jajaran terlihat mengarahkan arus lalu lintas serta membagikan bingkisan vitamin kepada pengendara.
Kapolres menyebut saat ini masyarakat Jombang yang melintas di jalur arteri tersebut, baik dari arah Mojokerto, Kediri dan Nganjuk berjalan lancar, aman, terkendali.
“Sempat terjadi kepadatan namun ini normal, karena ini merupakan jalur yang terdapat penyempitan dan perlintasan kereta api,” kata Ardi.
Ia menyebut, kesadaran masyarakat mau mengantre apabila ada kereta api melintas membuat keamanan ketertiban lalu lintas tetap terjaga.
“Kami berharap masyarakat sangat berhati-hati dan tidak memaksakan diri apabila capek (lelah) untuk mengendarai kendaraan bermotornya,” ucapnya.
Kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun ini, juga melibatkan TNI, Pemkab, hingga ormas. Menurut Ardi, sebanyak 426 personel gabungan diterjunkan di berbagai titik rawan kemacetan.
Ardi mengungkapkan bahwa pihaknya menyiapkan jalur alternatif jika terjadi penumpukan kendaraan yang melintas di jalur arteri Bandarkedungmulyo.
“Kendaraan yang melintas di Bandarkedungmulyo baik dari Mojokerto, Kediri, Nganjuk dan Malang dapat melalui jalur alternatif di Jatipelem dan sembung apabila ada kemacetan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ardi menambahkan bahwa kepadatan kendaraan yang melintas saat ini adalah masyarakat yang tengah berkunjung ke tempat saudaranya untuk halal bihalal. “Kami memperkirakan puncak arus balik terjadi pada tanggal 5 dan 8 April 2025,” pungkasnya. (ZA)