Kinerja OPD Jangan Cuma ‘Omon-Omon’, Bupati Sinjai Minta Laporan Data Jangan Asal Bikin

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai tancap gas mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membenahi sistem pelaporan data kinerja instansi. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkab Sinjai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Command Center Kompleks Rujab Bupati Sinjai, Selasa (6/10/2026).

Rakor strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati, serta dihadiri Sekda Andi Jefrianto Asapa, jajaran Pimpinan OPD, dan Statistisi Ahli Muda BPS Sinjai, A. Ridha Wahyu Sofyan.

Dalam arahannya, Bupati Ratnawati mewanti-wanti agar kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) benar-benar terukur secara riil dan didukung data yang valid, bukan sekadar klaim atau laporan formalitas semata. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi bukan hanya soal angka, tetapi peningkatan pendapatan masyarakat, perluasan kesempatan kerja, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan produktivitas dan ketahanan ekonomi masyarakat,” ujar Ratnawati.

Ia menegaskan, keberhasilan kerja di lapangan akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan kedisiplinan dan akurasi dalam penyampaian laporan.

“Saya tegaskan seluruh OPD bertanggung jawab menyajikan data yang benar. Kita tidak boleh membiarkan kinerja yang baik di lapangan menjadi tidak terlihat hanya karena laporan terlambat, tidak lengkap, atau tidak konsisten,” tegasnya.

Ratnawati merincikan beberapa poin vital yang wajib dipatuhi seluruh OPD, meliputi Kelengkapan dan keakuratan data sektoral. Ketepatan waktu penyampaian laporan, dan Satu kesatuan data yang terintegrasi dan akuntabel.

“Mari kita bersungguh-sungguh demi daerah dan masyarakat. Saya yakin kita mampu menyajikan data yang membanggakan sekaligus dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan, mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap pelaporan kinerja kini semakin ketat karena dipantau langsung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui sistem aplikasi.

“Kegiatan percepatan ekonomi daerah kini dipantau Kemendagri melalui aplikasi. Karena itu hari ini kita adakan kegiatan ini untuk mencoba mereviu kembali target kinerja OPD, terkait data sektoral penyumbang ekonomi daerah,” jelas Haerani.

Dalam rakor tersebut, setiap OPD memaparkan capaian kinerja per Triwulan, mencakup sektor vital seperti pertanian, perikanan, industri, dan sektor lainnya. Melalui evaluasi ketat ini, Pemkab Sinjai optimistis pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya meningkat di atas kertas, tetapi juga membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat. (Adv)

You may also like