Dinkes Barru Boyong Tim Inti Bedah Rahasia Sukses Labkesda Sinjai Menuju BLUD

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Langkah berani diambil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barru demi mendongkrak kualitas serta kemandirian layanan kesehatan masyarakat. Tak tanggung-tanggung, jajaran pimpinan Dinkes Barru bersama tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Barru “menggeruduk” Labkesda Kabupaten Sinjai untuk melakoni agenda kaji tiru pengelolaan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) pada Rabu (4/11/2026).

Bukan tanpa alasan Kabupaten Sinjai dipilih sebagai destinasi percontohan. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Labkesda Sinjai menunjukkan lompatan performa yang luar biasa, bahkan berhasil menyabet penghargaan bergengsi sebagai pengelola manajemen terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Dinkes Kabupaten Barru memboyong langsung gerbong tim intinya, mulai dari Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, hingga jajaran teknis Labkesda Barru, guna menyerap habis formula sukses dan strategi tata kelola yang diterapkan Sinjai.

“Kami melihat perkembangan pesat Labkesda Sinjai selama empat tahun terakhir. Prestasi mereka sebagai pengelola manajemen terbaik di Sulsel menjadi bukti nyata. Kunjungan ini adalah momentum penting bagi Barru untuk memetik pelajaran, strategi, hingga best practice dalam persiapan transisi Labkesda kami menuju status BLUD,” tegas Kadinkes Barru di sela-sela kegiatan.

Langkah responsif Barru ini disambut hangat oleh Kadinkes Kabupaten Sinjai, dr. H. Kahar Anies, Sp.B. Ia mengapresiasi kepercayaaan Dinkes Barru dan berharap kolaborasi antardaerah ini menjadi sarana transfer knowledge yang saling menguatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami sangat menyambut baik dan berterima kasih atas kunjungan ini. Semoga ruang diskusi ini membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak, terutama dalam mengakselerasi mutu tata kelola laboratorium kesehatan daerah yang modern dan responsif,” ujar dr. Kahar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Labkesda Kabupaten Sinjai, Supardi, SKM., M.M., mengupas tuntas “dapur” perjalanan transformasi kelembagaan mereka. Di hadapan rombongan Barru, Supardi membeberkan cetak biru (blueprint) penguatan manajemen, strategi peningkatan mutu layanan, hingga penataan kelola keuangan hingga mampu bertransformasi menjadi BLUD yang mandiri dan profesional.

Sinergi lintas daerah ini diharapkan menjadi katalisator bagi Dinkes dan Labkesda Barru untuk menyegera penerapan sistem BLUD. Lebih dari sekadar pembenahan administrasi, kolaborasi ini menegaskan komitmen kuat kedua daerah dalam menghadirkan layanan laboratorium kesehatan yang makin profesional, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (Adv)

You may also like