Beritabersatu.com, Blitar – Paguyuban Peternak Sapi Blitar Bersatu (PPSBB) menggelar Kontes Sapi Blitar Raya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar. Kegiatan yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 ini diikuti sekitar 170 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua panitia, Saifulin, mengatakan kontes sapi tersebut murni digelar oleh paguyuban dengan dukungan para sponsor. Meski belum mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah, pihaknya tetap berkomitmen menyelenggarakan kegiatan sebagai bentuk semangat membangkitkan dunia peternakan.
“Ini murni kami adakan dari paguyuban bersama sponsor. Walaupun belum ada dukungan anggaran dari dinas maupun pemerintah daerah, kami ingin membuktikan bahwa peternak mampu menyelenggarakan kontes yang berkualitas,” ujar Saifulin.
Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi. Selain peternak dari Blitar Raya, kontes juga diikuti peserta dari Jakarta, Yogyakarta, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Malang, dan sejumlah daerah lainnya.
“Total ada sekitar 170 peserta. Alhamdulillah antusias peternak sangat luar biasa. Mereka datang dari berbagai daerah untuk meramaikan kontes di Kabupaten Blitar,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan dewan juri profesional yang berpengalaman menangani penilaian kontes tingkat nasional, termasuk pernah menjadi juri pada Kontes Sapi Piala Presiden di Kemayoran.
“Juri kami datangkan yang memang profesional agar penilaian benar-benar objektif dan berkualitas,” jelasnya.
Kontes mempertandingkan sembilan kelas, mulai dari pedet jantan, pedet betina, calon induk, PO, P1, P2, P3, hingga kelas sapi ekstrem yang penilaiannya didasarkan pada bobot sapi.

Ketua panitia kontes sapi, Saifulin
Untuk kelas ekstrem, sejumlah sapi yang tampil memiliki bobot lebih dari 1,3 ton dan berasal dari berbagai daerah, termasuk Malang dan Banyuwangi.
Saifulin berharap penyelenggaraan kontes sapi ini mampu membangkitkan kembali semangat para peternak setelah beberapa tahun terakhir terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Harapan kami, kontes ini bisa menjadi penyemangat bagi peternak agar bangkit kembali setelah adanya wabah PMK yang melanda wilayah kita,” ujarnya.
Lebih jauh, PPSBB berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan Kabupaten Blitar dengan dukungan pemerintah daerah pada tahun-tahun mendatang.
“Kami ingin kontes ini menjadi agenda tahunan Kabupaten Blitar. Semoga ke depan mendapat dukungan dari pemerintah daerah sehingga penyelenggaraannya bisa lebih besar dan semakin bermanfaat bagi peternak,” pungkasnya.(zan)