BERITABERSATU.COM, SINJAI – Di bawah kepemimpinan Penjabat Bupati Dra. Hj. Ratnawati Arif, Pemerintah Kabupaten Sinjai terus bergerak cepat melakukan terobosan strategis untuk menggairahkan perekonomian daerah. Langkah progresif terbaru ditunjukkan dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sulawesi Selatan.
Komitmen besar ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan langsung oleh Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif bersama Direktur Utama PT Jamkrida Sulsel, Dahtiar, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Jumat (22/05/2026).
Kolaborasi bernilai strategis ini berfokus pada dukungan penggunaan surety bond, kontra bank garansi, serta kerja sama pemasaran untuk pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai.
Langkah taktis Bupati Sinjai ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak mitra. Direktur Utama PT Jamkrida Sulsel, Dahtiar, secara khusus memuji visi akseleratif Bupati Sinjai yang dinilai sangat jeli dan responsif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemanfaatan instrumen finansial formal.
“Ini adalah tindak lanjut dari audiensi beberapa waktu lalu. Lewat MoU ini, kami memberikan kemudahan bagi Pemda untuk mengakses layanan penjaminan kredit,” ujar Dahtiar.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh kesepakatan ini demi memastikan proyek-proyek strategis di Sinjai berjalan optimal dengan mitigasi risiko yang baik. Bahkan, Jamkrida siap memfasilitasi produk lokal UMKM Sinjai agar mampu bersaing dan menembus pasar ASEAN.
Merespons kerja sama ini, Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih aman, kompetitif, dan inklusif bagi seluruh pelaku usaha di Sinjai.
Menurut Bupati, hadirnya instrumen surety bond dan kontra bank garansi akan menjadi angin segar yang mempermudah para pelaku usaha lokal maupun kontraktor dalam memenuhi persyaratan finansial, tanpa harus mengganggu likuiditas modal kerja mereka.
“Penandatanganan MoU hari ini adalah jembatan bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Sinjai. Dengan melibatkan Jamkrida Sulsel, kita berharap langkah ini memberikan banyak manfaat, apalagi ada perluasan jaringan pemasaran yang difasilitasi oleh Jamkrida khusus untuk UMKM,” ujar Dra. Hj. Ratnawati Arif.
Bupati perempuan yang dikenal visioner ini berharap sinergitas kuat ini dapat membuahkan hasil yang maksimal, memicu perputaran ekonomi yang lebih sehat, dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sinjai secara luas.
Prosesi penandatanganan MoU yang penuh optimisme ini turut disaksikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Andi Tenri Rawe Baso, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta jajaran manajemen puncak PT Jamkrida Sulsel. (Ads)