Pagar Makan Tanaman! Oknum Bos Unit BRI Sinjai ‘Jebol’ Brankas Sendiri Demi Judi Online & Bayar Utang

by Ardin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Kasus dugaan aksi “pagar makan tanaman” mengguncang dunia perbankan di Kabupaten Sinjai. Oknum Kepala Unit Sangiaserri BRI Kantor Cabang Sinjai berinisial HR, diduga nekat membobol brankas kantornya sendiri dengan kerugian mencapai Rp3 miliar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa uang fantastis tersebut diduga digunakan pelaku untuk membayar utang pribadi dan mendanai aktivitas judi online. Aksi ini disinyalir dilakukan selama dua hari berturut-turut dengan upaya penghilangan jejak yang terencana.

“Dia ambil uang brankas Rp3 miliar, katanya untuk bayar utang dan judi online. Aksi itu dilakukan selama dua hari, bahkan pelaku sempat merusak kamera CCTV guna menghilangkan jejak,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Meski pelaku sempat berupaya merusak kamera pengawas, sistem keamanan internal BRI terbukti tetap tangguh. Kasus ini terendus bukan melalui laporan luar, melainkan berkat ketajaman sistem pengawasan internal (internal audit) yang mendeteksi adanya anomali dalam saldo brankas.

Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Cabang BRI Sinjai, Dandy Wardana, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh.

“Saat ini BRI Kantor Cabang Sinjai sedang dalam proses pemeriksaan pendalaman kasus kepada terduga pelaku. Kami berkomitmen untuk bersikap proaktif dan kooperatif dalam membantu pihak berwenang memberikan data serta informasi guna pengungkapan kasus ini,” ujar Dandy dalam keterangan resminya, jumat (24/4/2025)

Dandy meminta masyarakat, khususnya nasabah di Unit Sangiaserri, untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir terkait keamanan simpanan mereka. Ia menjamin bahwa insiden internal ini tidak akan menyentuh dana nasabah sedikit pun.

“BRI memastikan bahwa kejadian ini tidak akan merugikan nasabah, baik di Unit Sangiaserri maupun di seluruh jaringan BRI lainnya,” tegasnya.

Pihak BRI juga menyatakan tidak ada ruang bagi oknum yang mencederai integritas perbankan. Kasus ini menjadi momentum bagi BRI untuk menunjukkan ketegasan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG). (**)

You may also like