MAKASSAR, BB – Pria bernisial AS tak bisa berkelit didepan petugas. Dia setelah tertangkap hanya tertunduk dan mengakui perbuatannya telah melakukan aksi pelemparan bom molotov di Jalan Bunga Ejaya.
Bagaimana AS tak bisa berkelit. Petugas melakukan penyelidikan lebih mendalam dengan mengumpulkan bukti berupa rekaman CCTV. Dari situlah aksi AS teridentifikasi saat kejapret. Kini AS menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolsek Bontoala.
Kapolsek Bontoala, Kompol Syamsuardi mengatakan, penangkapan pria AS berdasarkan dari aduan yang sebelumnya diterima Unit Opsnal Polsek Bontoala. Adua itu menyebutkan adanya kegaduhan berupa bom molotov yang dilempar oleh seorang tak dikenal di Jalan Bungaejaya.
Diduga pelaku melakukan aksi pelemparan bom molotov untuk memicu keributan . Beruntung saat kejadian itu warga tak terprovokasi.
“Tim Opsnal Polsek Bontoala dipimpin langsung Kanit Reskrim, Iptu Andi M. Ilham didampingi Panit Opsnal Ipda Herman Mote dengan sigap turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan pelaku teridentifikasi dari japretan kamera CCTV. Perburuan dilakukan. Hasilnya pria berinisial AS pun berhasil dibekuk. Kini AS kami jebloskan kebalik sel tahanan Mapolsek Bontoala,” kata Kapolsek, Kamis (3/3/2022)
Perwira satu bunga melati dipundaknya ini mengaku sangat mengapresiasi warga Bunga Ejaya dan Kandea. Pasalnya mereka warga tidak terpancing dengan insiden Bom molotov yang dilempar oleh pelaku yang hendak memprovokasinya.
“Kami apresiasi warga Bunga Ejaya, sebab mereka tidak mudah terprovokasi dengan aksi gaduh pelaku. Warga dengan cepat bertindak dengan berkoordinasi dengan petugas kepolisian. Alhamdulillah kami sangat senang kerja sama dengan baik dilakukan warga. Semoga perihal ini terus dijaga,” ujar Kapolsek.
Kendati demikian dengan tertangkapnya pelaku pelemparan bom molotov, pihaknya masih mendalami motif pelemparan dilakukan oleh pelaku.
“Kami dalami penyelidikan pelaku ini, jangan sampai ada keterlibatan rekannya. Olehnya itu kami harap warga untuk menjaga kekompakan dengan tidak sungkan untuk memberikan informasi ke petugas kepolisian,” pungkas Kapolsek Bontoala, Kompol Syamsuardi. (***)