Ini Terobosan Kementan Untuk Perkuat Kelembagaan Pertanian

by Editor Muh. Asdar
0 comments

Untuk mengembangkan kawasan korporasi tanaman pangan di banyak kabupaten guna memperkuat kelembagaan petani melalui model bisnis yang dilakukan secara berkelompok. Kementrian pertanian mengadakan Sosialisasi dan Peningkatan SDM Korporasi Tanaman Pangan di Bogor (24/9)

Berbagai perwakilan wilayah hadir yang nantinya akan menjadi pilot project Program Pengembangan Kawasan Tanaman Pangan Berbasis Korporasi atau lebih dikenal dengan ProPaktani.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi. “Kalau dipahami ini seperti merubah peradaban dari pola lama ke pola baru,” sebutnya. Menurut dia cara kerja sebelumnya dengan korporasi akan berubah semua termasuk didukung sistemnya. Perubahan pertama berupa rekayasa sosial, yaitu rekayasa kelembagaan.

“Apa yang ada selama ini dibuat naik kelas. Mari kita menuju peradaban baru dengang cara yang lebih baik dibanding sebelumnya karena 2020 ini mulai tongggaknya. Siapa yang kerja cepat akan dapat,” kata Suwandi melansir dari Liputan6.com.

Dalam hal korporasi ini, lanjut Suwandi ada perbaikan tidak hanya kelembagaan petani menjadi korporasi tapi juga perbaikan teknis budidaya. Cara penyiapan agroinput, modal, asuransi, hilirisasi dan pemasaran semua akan berubah.

olehnya itu ia meminta peserta yang hadir hendaknya sudah membawa bentuk kelembagaannya maupun memanfaatkan lembaga yang ada serta calon pengurus yang profesional amanah, kerja harus lebih cepat. Kelembagaan korporasi akan merubah jadi skala ekonomi kawasan. Selain itu dalam proses budidayanya ada integrated farming. Sedikit atau tidak ada lagi tanaman monokultur serta meminimalisir eksternal input.

“Nilai tambah korporasi terbesar di hilir, tidak ada limbah terbuang. Bahkan contohnya bonggol jagung pun masih bisa diekpsor, semua bisa dimanfaatkan,” ujar Suwandi. Ia pun berharap arah ke depan proses industri menggunakan hal tersebut supaya ada nilai tambah.

Semua hal ini menurut Suwandi sesuai dengan arahan Bapak Mentan Syahrul Yasin Limpo yang selalu disebut di setiap kunjungannya. Bahwa saat ini kegiatan harus bisa berbasis teknologi. Efisiensi, produktivitas dan nilai tambah dilakukan dengan teknologi, bahkan manajemen nya pakai aplikasi IT. “Korporasi bisa menjadi off taker atau gandeng off taker, manfaatkan KUR maka korporasi akan jalan,” bebernya

Terakhir Suwandi meminta semua mulai bergerak membangun korporasi sehingga yang menjadi keluhan petani bisa diselesaikan. “One region one price, itu prinsipnya,” ujar Suwandi. Artinya petani menikmati harga sama untuk kualitas yang sama. Inilah yang bisa mensolusi aspek hulu, on farm dan hilir.

Di tempat sama, Staf Khusus Kementan Imam Mujahid Fahmi mengatakan ide awal korporasi pangan bagaimana membangun manajemen hulu ke hilir secara teknis akan melibatkan berbagai komponen. “Misalnya komponen IT ataupun komponen inovasi lain yang secara spesifik bisa dijadikan sebagai basis di wilayah kecamatan dengan luasan tertentu,” sebut Imam.

Basisnya menurut Imam ada di kostratani yang dikendalikan manajemen oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP). “Yang kedua harus diperhatikan masalah kelembagaan. Kalau tidak ada kelembagaan yang baik akan mengalami kesulitan untuk menghubungkan beberapa stake holder yang ada dsana. Harus ada norma, kode etik dan kesepakatan bersama,” tuturnya lebih lanjut.

Imam berharap korporasi harus dikelola dengan sistem yang paling modern, tujuan akhir untuk mensejahterakan petani. “Korpoasi ini nantinya akan berbentuk seperti food estate.”

Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Tanaman Pangan Kementan Ugi Sugiharto pun merinci ada 130 kabupaten yang dikembangkan korporasi padi, jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar dan porang.”Target kami di tahun 2020 ada 130 kawasan korporasi, mudah-mudahan bisa terimplementasi di tahun ini,” kata Ugi

Ada pun model korporasi tanaman pangan yang dikembangkan ini berasal dari kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang nantinya dapat membentuk koperasi primer, sekunder, bahkan PT CV atau sejenis.

You may also like

Bocoran Rtp Live Terbaru 2026 Pola Permainan Yang Banyak Dibahas Pemain Berpengalaman Analisis Rtp Live 2026 Strategi Sederhana Yang Bikin Pemain Lebih Percaya Diri Tren Rtp Live Terbaru 2026 Kenapa Banyak Pemain Mulai Ubah Pola Bermain Update Rtp Live 2026 Pola Unik Yang Disebut Lebih Efektif Dari Sebelumnya Rahasia Rtp Live 2026 Yang Mulai Terbongkar Di Kalangan Komunitas Pemain Rtp Live Terbaru 2026 Ini Alasan Pola Permainan Berubah Drastis Bocoran Data Rtp Live 2026 Analisis Yang Bikin Banyak Pemain Terkejut Strategi Rtp Live 2026 Yang Disebut Lebih Praktis Dan Tidak Ribet Fenomena Rtp Live 2026 Pola Bermain Yang Mulai Viral Di Forum Online Rtp Live 2026 Terbaru Kenapa Banyak Pemain Mengaku Lebih Mudah Menang Bocoran Pola Rtp Live 2026 Yang Mulai Dilirik Pemain Profesional Analisis Terbaru Rtp Live 2026 Pola Yang Dianggap Lebih Stabil Rtp Live 2026 Dan Perubahan Algoritma Yang Jarang Diketahui Pemain Tren Baru Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Lebih Santai Dan Efektif Bocoran Rtp Live 2026 Yang Disebut Bisa Mengurangi Resiko Kerugian Rtp Live Terupdate 2026 Pola Main Yang Banyak Dibahas Di Komunitas Analisa Rtp Live 2026 Kenapa Pola Sederhana Justru Lebih Diminati Strategi Rtp Live 2026 Versi Terbaru Yang Dinilai Lebih Mudah Diterapkan Rtp Live 2026 Dan Perubahan Tren Permainan Di Awal Tahun Bocoran Rtp Live 2026 Pola Bermain Yang Mulai Ramai Dicari Update Rtp Live 2026 Ini Pola Yang Sering Muncul Di Waktu Tertentu Rtp Live 2026 Terbaru Pemain Mulai Beralih Ke Strategi Lebih Sederhana Analisis Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Mulai Terlihat Konsisten Bocoran Rtp Live 2026 Dari Pemain Lama Yang Kembali Viral Rtp Live 2026 Dan Pola Baru Yang Bikin Permainan Lebih Terarah Tren Rtp Live 2026 Yang Bikin Banyak Pemain Mulai Mengubah Strategi Rtp Live 2026 Terkini Pola Bermain Yang Disebut Lebih Efisien Bocoran Terbaru Rtp Live 2026 Kenapa Pola Ini Mulai Sering Digunakan Analisa Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Makin Populer Di 2026 Rtp Live 2026 Dan Rahasia Pola Main Yang Banyak Dibicarakan Pemain