SINJAI, BB — Merebaknya penyebaran dan penularan Covid-19 di berbagai daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai telah menerapkan program Guru Menyapa Murid Belajar di Rumah.
Penerapan program Guru Menyapa Murid Belajar di Rumah yang dimulai pada hari ini, telah diungkapkan langsung oleh Andi Jefriyanto Asapa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai kepada beritabersatu.com, Sabtu (04/04/2020)
Menurut Andi Jefriyanto Asapa, bahwa program tersebut terkait dengan adanya perpanjangan waktu belajar di rumah lantaran masalah pandemi Covid-19 yang telah merebak di berbagai daerah.
“Iya, program ini sangat berkaitan dengan adanya masalah Covid 19 yang sudah merebak di berbagai daerah. Program ini juga sekaligus menjalankan himbauan pemerintah agar masyarakat di rumah saja,” jelas Andi Jefriyanto Asapa.
Selain itu, Andi Jefriyanto juga berharap dengan adanya program Guru Menyapa Murid Belajar di Rumah tersebut, tenaga pendidik atau guru dapat melihat dan memantau langsung bagaimana kondisi dan keadaan muridnya yang sedang belajar di rumah.
“Harapan kami, semua siswa-siswa tersebut dapat diketahui keadaannya untuk sekarang ini. Dan antara guru-guru serta orang tua murid dapat lebih kuat lagi komunikasinya. Mengingat wewenang kami hanya satuan Pendidikan SD dan SMP maka program ini dilaksanakan oleh guru-guru SD Se-Kabupaten Sinjai. Dan untuk SMP, ia memakai sistem DARING dan Group WA siswa dan guru kelas,” ungkap Andi Jefriyanto Asapa.
Selain itu, ia juga menyebutkan agar setiap siswa tetap belajar di rumah serta menjaga kesehatan, hidup bersih, tidak keluar rumah apabila tidak perlu.
“Bagi tenaga pendidik, kami menghimbau agar tetap mengedepankan protap pendidikan dan kesehatan, tetap melakukan pemantauan bagi siswa belajar di rumah serta menjaga kesehatan dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” kata Andi Jefriyanto.
Sebagaimana diketahui, program ini bertujuan agar siswa dapat terpantau sekaligus membantu pemerintah untuk menyampaikan himbauan agar tetap di rumah saja dan dapat menuntaskan proses pembelajaran bagi siswa sesuai dengan Kurikulum yang ada. (Suparman Warium)