SINJAI, BB — Jelang penilaian Adipura tahap akhir, seluruh pegawai Perangkat Daerah se-Kabupaten Sinjai menggenjot kerja bakti. Kegiatan kerja bakti ini digelar di sejumlah ruas jalan utama dan drainase di Ibukota Kabupaten Sinjai, Minggu (11/11/2018) pagi.
Kegiatan kerja bakti ini juga melibatkan istansi vertikal BUMN/BUMD, Camat dan Lurah Se-Kecamatan Sinjai Utara.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Sinjai, Drs Akbar mengungkapkan, kegiatan kerja bakti ini sesuai instruksi Wakil Bupati Sinjai A. Kartini Ottong tentang pembersihan lingkungan menghadapi penilaian Adipura tahap akhir tahun 2017-2018 pada 12-14 November 2018.
Selain itu, kerja bakti ini juga disebutkan dalam rangka mengantisipasi puncak musim hujan yang dapat mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan.
“Ini salah satu bentuk kepedulian pihak Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mensukseskan penilaian Adipura, sehingga layak untuk mendapatkan piala sebagai kota bersih,” ungkapnya.
Dikatakan, kegiatan kerja bakti ini akan terus dilakukan agar visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai mengenai konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan dapat tercapai. “Jadi kegiatan ini akan terus di evaluasi kedepan tujuannya agar menggugah kesadaran masyarakat terhadap lingkungan,” tambahnya.
Kebersihan ini, kata Akbar, bukan hanya semata untuk pemerintah tapi kebersihan adalah kebutuhan semua elemen masyarakat, olehnya itu diharapkan kedepan lahir kelompok-kelompok kecil di masyarakat yang cinta akan kebersihan.
Sebelumnya, jumat kemarin Pemkab Sinjai melalui Bupati dan Wakil Bupati Sinjai meluncurkan Gerakan Pasar Bersih dan Sehat Sinjai (PABIASAI), serta mengikuti Gerakan Kanal Bersih Menuju Sinjai Bebas Banjir yang diprakarsai Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sinjai di Jalan Bhayangkara. (*)
Editor : Muh. Asdar